Kemenkum Sulbar: Identitas Kopi Mamasa Resmi Diakui Negara

  • 18 Agt 2026 07:28 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat menyerahkan Sertifikat Indikasi Geografis (IG) untuk Kopi Robusta Mamasa dan Kopi Arabika Mamasa kepada Pemerintah Kabupaten Mamasa. Penyerahan dilakukan di Lapangan Kondosapata, Mamasa, Senin 17 Agustus 2026.

Sertifikat diserahkan Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sulbar, Hidayat, dan diterima langsung Bupati Mamasa, Welem Sambolangi. Kepala Kanwil Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim, menyebut penyerahan ini sebagai langkah konkret perlindungan hukum terhadap produk unggulan daerah.

“Penyerahan sertifikat ini menjadi bentuk sinergi antara Kementerian Hukum dan Pemerintah Kabupaten Mamasa dalam memberikan pelindungan hukum serta mendorong pengembangan dan peningkatan nilai ekonomi produk unggulan daerah,” ujar Saefur.

Dengan status IG, Kopi Mamasa kini memiliki identitas hukum. Artinya, hanya kopi yang ditanam, diproses, dan dihasilkan di wilayah Mamasa sesuai standar tertentu yang berhak menggunakan nama “Kopi Robusta Mamasa” dan “Kopi Arabika Mamasa”. Langkah ini diharapkan mencegah pemalsuan, meningkatkan kepercayaan pasar, dan mendongkrak nilai jual di tingkat nasional hingga ekspor.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam memastikan pelindungan hukum berjalan seiring dengan pengembangan potensi ekonomi daerah,” lanjut Saefur.

Bupati Mamasa Welem Sambolangi mengapresiasi dukungan Kemenkum. Ia menyebut sertifikat IG akan menjadi instrumen penting untuk mensejahterakan petani.

“Ini kebanggaan kita. Dengan adanya IG, petani kopi Mamasa punya kepastian hukum dan peluang pasar yang lebih luas. Kita akan kawal bersama agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” kata Welem.

Penyerahan sertifikat IG berlangsung dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Mamasa. Acara juga diisi parade lagu-lagu kebangsaan dan penyerahan SPPT PBB Tahun 2026 kepada lurah dan kepala desa se-Kecamatan Mamasa.Pemerintah daerah bersama Kemenkum selanjutnya akan melakukan pembinaan kepada kelompok tani dan pelaku usaha agar menjaga kualitas, asal usul, dan proses produksi kopi sesuai dokumen IG.

Dengan pelindungan ini, Kopi Robusta Mamasa dan Kopi Arabika Mamasa diharapkan semakin menguat sebagai produk unggulan Sulawesi Barat dan berkontribusi langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....