Mengenal Manfaat Membacakan Buku untuk Anak sebelum Tidur
- 17 Sep 2026 12:15 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Membacakan buku untuk anak sebelum tidur bukan sekadar aktivitas untuk mengisi waktu menjelang istirahat. Kebiasaan sederhana ini dapat menjadi momen berkualitas bagi orang tua dan anak sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan.
Rutinitas membaca sebelum tidur dapat dilakukan sejak anak masih kecil. Orang tua tidak harus selalu memilih buku dengan cerita panjang.
Buku bergambar dengan kalimat sederhana pun dapat menjadi pilihan yang menarik, terutama bagi anak usia dini. Saat membaca bersama, anak tidak hanya mendengarkan cerita, tetapi juga melihat gambar, mengenal kata-kata baru, mengikuti alur sederhana, dan berinteraksi dengan orang tua.
Berikut manfaat membacakan buku untuk anak sebelum tidur:
Membangun Kebiasaan Positif
Membacakan buku sebelum tidur dapat menjadi bagian dari rutinitas malam anak. Misalnya, setelah mandi, mengenakan pakaian tidur, menggosok gigi, kemudian membaca satu atau dua buku sebelum lampu kamar dimatikan.
Rutinitas yang dilakukan secara konsisten dapat membantu anak memahami bahwa waktu membaca merupakan bagian dari persiapan untuk tidur.
Tidak perlu menetapkan durasi yang terlalu lama. Yang terpenting adalah menciptakan suasana nyaman sehingga membaca menjadi kegiatan yang menyenangkan dan tidak terasa sebagai kewajiban.
Menambah Kosakata Anak
Salah satu manfaat membaca bersama adalah memberikan kesempatan kepada anak untuk mendengar berbagai kata baru. Ketika orang tua membaca cerita, anak dapat mendengar nama benda, hewan, warna, tempat, maupun berbagai kata kerja dan kata sifat.
Orang tua dapat memperkenalkan kata-kata tersebut dengan cara sederhana. Misalnya ketika menemukan gambar seekor kucing, orang tua dapat mengatakan, "Ini kucing. Kucingnya sedang tidur."
Interaksi seperti ini dapat membuat kegiatan membaca menjadi lebih aktif sekaligus memberikan kesempatan bagi anak untuk berkomunikasi.
Merangsang Imajinasi dan Rasa Ingin Tahu
Buku cerita memberikan kesempatan kepada anak untuk mengenal berbagai karakter, tempat, dan peristiwa yang mungkin belum pernah mereka temui secara langsung.
Gambar dalam buku juga dapat merangsang anak untuk mengamati dan bertanya. Anak mungkin penasaran mengapa tokoh dalam cerita melakukan sesuatu atau apa yang terjadi pada halaman berikutnya.
Orang tua dapat mengikuti rasa ingin tahu tersebut dengan memberikan jawaban sederhana dan mengajukan pertanyaan ringan.
"Menurut kamu, kelinci itu mau ke mana?" atau "Apa warna rumahnya?" dapat menjadi contoh pertanyaan yang membuat anak terlibat dalam cerita.
Memperkuat Kedekatan Orang Tua dan Anak
Momen membaca sebelum tidur juga dapat menjadi waktu khusus bagi orang tua dan anak untuk berinteraksi tanpa terganggu aktivitas lain.
Duduk bersama, melihat halaman buku, mendengarkan cerita, dan berbicara tentang gambar dapat menciptakan suasana hangat sebelum anak beristirahat.
Bagi anak, rutinitas tersebut dapat menjadi pengalaman positif yang memperkuat hubungan emosional dengan orang tua.
Membantu Anak Mengenal Emosi
Buku cerita juga dapat digunakan untuk mengenalkan berbagai emosi kepada anak.
Cerita tentang tokoh yang merasa senang, sedih, takut, marah, atau kecewa dapat menjadi kesempatan bagi orang tua untuk membicara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....