FORKI Sulbar Soroti Minimnya Dukungan Pemerintah untuk Atlet Karate
- 14 Agt 2026 15:45 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID,Mamuju– Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Sulawesi Barat menyoroti belum maksimalnya dukungan pemerintah dalam pembinaan atlet karate berprestasi.
Sekretaris Umum FORKI Sulbar, Amran HB, mengatakan prestasi karateka Sulbar sejauh ini masih banyak ditopang semangat pribadi atlet dan dukungan perguruan.
“Prestasi itu muncul akibat semangat juang secara personal dan secara kelembagaan dari atlet, perguruan dan FORKI, sementara sentuhan pemerintah sampai hari ini belum terlalu maksimal,” ujar Amran HB Dalam dialog Halo Sulbar RRI Mamuju ,Jumat 14 Agustus 2026.
Menurut Amran, mencetak atlet hingga mampu bersaing di tingkat nasional membutuhkan latihan yang konsisten dan dilakukan setiap hari. Pembinaan tersebut juga harus didukung fasilitas latihan yang memadai, orang tua, perguruan, serta pemerintah.
Ia menyebut fasilitas latihan, khususnya matras, menjadi salah satu pekerjaan rumah terbesar dalam pembinaan karate di Sulbar. Selama ini, banyak perguruan harus menyediakan fasilitas latihan secara mandiri.
“Kami berharap pemerintah bisa memfasilitasi FORKI untuk memberikan ruang kepada perguruan agar lebih produktif di masing-masing dojo,” Ungkap Amran HB.
Selain fasilitas, Amran mengungkapkan masih banyak atlet karateka yang mengikuti pertandingan menggunakan biaya pribadi. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena kebutuhan atlet tidak hanya sebatas latihan, tetapi juga biaya mengikuti kejuaraan.
Menurutnya, pembinaan juga harus menyentuh sektor perwasitan untuk memastikan kualitas pertandingan dan kemampuan atlet berkembang secara seimbang. Saat ini, FORKI Sulbar telah memiliki 10 wasit berlisensi nasional.
Amran berharap pemerintah melalui KONI maupun pihak swasta dapat memberikan dukungan lebih besar terhadap pembinaan karate di Sulawesi Barat.
"Dukungan tersebut penting agar potensi karateka Sulbar tidak berhenti pada tingkat daerah, tetapi mampu mengharumkan nama Sulbar di tingkat nasional hingga internasional,"tutupnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....