Jangan Lakukan Ini saat Tersengat Lebah

  • 15 Jul 2026 09:21 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Tersengat lebah dapat menyebabkan nyeri, kemerahan, dan pembengkakan pada area yang terkena, namun penanganan yang kurang tepat justru dapat memperparah keluhan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui kesalahan yang sebaiknya dihindari saat tersengat lebah.

1. Mencabut sengat dengan cara menjepitnya

Jika sengat masih menempel, hindari mencabutnya menggunakan pinset dengan cara menjepit kantong racunnya. Cara ini berisiko mendorong lebih banyak racun masuk ke kulit. Sebaiknya, keluarkan sengat dengan mengeriknya menggunakan kartu plastik atau benda tipis yang bersih.

2. Menggaruk area yang tersengat

Rasa gatal sering muncul setelah sengatan lebah. Namun, menggaruk kulit dapat meningkatkan risiko iritasi dan infeksi. Jika terasa gatal atau bengkak, gunakan kompres dingin selama 10–20 menit untuk membantu meredakan keluhan.

3. Mengabaikan kebersihan luka

Setelah sengat dilepas, segera cuci area yang terkena dengan air mengalir dan sabun. Membersihkan luka membantu mengurangi risiko infeksi serta menghilangkan sisa kotoran yang mungkin menempel pada kulit.

4. Mengoleskan bahan yang belum terbukti manfaatnya

Beberapa orang menggunakan pasta gigi, mentega, atau bahan lain sebagai pertolongan pertama. Penanganan yang lebih dianjurkan adalah membersihkan area sengatan, mengompres dengan es yang dibungkus kain, dan menggunakan obat sesuai anjuran tenaga kesehatan bila diperlukan.

5. Mengabaikan tanda reaksi alergi berat

Segera cari pertolongan medis apabila muncul gejala seperti sesak napas, pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan, pusing berat, hingga penurunan kesadaran. Kondisi ini dapat menandakan reaksi alergi berat (anafilaksis) yang memerlukan penanganan darurat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....