Menabung Karma Baik, Setiap Perbuatan Adalah Simpanan Kehidupan
- 18 Mei 2026 18:24 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju – Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama Kabupaten Mamuju, Gede Cameng Janardana, mengajak umat Hindu untuk menanamkan kebiasaan menabung karma baik dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, dalam ajaran Hindu setiap pikiran, perkataan, dan perbuatan manusia merupakan simpanan kehidupan yang kelak akan kembali kepada diri sendiri. Hal itu disampaikan dalam Program Mimbar Agama Hindu yang disiarkan RRI Mamuju, Senin, 18 Mei 2026.
Janardana menjelaskan, ajaran karma pala berasal dari dua kata, yakni karma yang berarti perbuatan dan pala yang berarti hasil atau buah. Konsep tersebut dimaknai sebagai hukum sebab akibat dalam kehidupan manusia.
“Apa yang kita tanam, itulah yang akan kita tuai. Ketika kita menanam kebaikan, maka kebaikan akan datang kepada kita,” ujarnya.
Ia menegaskan tidak ada perbuatan yang sia-sia karena seluruh tindakan manusia tersimpan sebagai tabungan kehidupan.
Perbuatan baik, kata dia, akan mendatangkan kebahagiaan, sementara perbuatan buruk berpotensi menimbulkan penderitaan.
Menurut Janardana, menabung karma baik tidak harus dimulai dari hal besar. Tindakan sederhana seperti berkata jujur, membantu sesama, menghormati orang tua, hingga menjaga ucapan merupakan bentuk nyata karma baik.
“Bahkan senyuman yang tulus dan memberi semangat kepada orang lain juga merupakan simpanan karma baik,” katanya.
Sebaliknya, ia mengingatkan bahwa rasa iri, kebencian, fitnah, kemarahan, serta tindakan yang menyakiti orang lain termasuk karma buruk yang diyakini akan kembali berdampak kepada pelakunya.
Dalam pemaparannya, Janardana juga menjelaskan tiga jenis utama karma pala dalam ajaran Hindu, yakni sancita karma pala, prarabdha karma pala, dan kriyamana karma pala.
Sancita karma pala merupakan kumpulan karma dari kehidupan terdahulu yang hasilnya belum sepenuhnya diterima.
Sementara prarabdha karma pala adalah karma yang hasilnya sedang dijalani pada kehidupan saat ini.
Adapun kriyamana karma pala merupakan karma yang sedang dilakukan sekarang dan hasilnya akan diterima pada masa mendatang.
Ia mengajak umat Hindu untuk terus menabung karma baik melalui pikiran, perkataan, dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari.
Program Mimbar Agama Hindu RRI Mamuju disiarkan setiap Senin pukul 20.30 WITA melalui frekuensi FM 96 MHz, FM 97,6 MHz, dan FM 100,2 MHz, serta dapat diakses melalui streaming di RRI.co.id dan aplikasi RRI Digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....