Benarkah Golongan Darah O Tidak Cocok Makan Roti?

  • 08 Mei 2026 07:25 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Belakangan, anggapan bahwa pemilik golongan darah O tidak cocok mengonsumsi roti kembali ramai dibicarakan.

Klaim ini biasanya dikaitkan dengan diet berdasarkan golongan darah yang menyebut orang bergolongan darah O sebaiknya menghindari gandum dan makanan berbahan tepung. Namun, apakah benar ada bukti ilmiah yang mendukung hal tersebut?

Berasal dari Konsep Diet Golongan Darah

Gagasan bahwa golongan darah memengaruhi jenis makanan yang cocok pertama kali populer lewat konsep blood type diet yang diperkenalkan oleh Peter D’Adamo.

Dalam pola diet ini, pemilik golongan darah O dianggap lebih cocok mengonsumsi makanan tinggi protein seperti daging dan disarankan mengurangi gandum, termasuk roti.

Menurut teori tersebut, sistem pencernaan orang dengan golongan darah O dianggap kurang cocok dengan gluten atau produk olahan gandum.

Belum Ada Bukti Ilmiah yang Kuat

Meski cukup populer, hingga saat ini belum ada penelitian ilmiah kuat yang membuktikan bahwa golongan darah menentukan kecocokan seseorang terhadap makanan tertentu, termasuk roti.

Sejumlah lembaga kesehatan dan sumber medis internasional menyebut diet golongan darah belum memiliki dasar sains yang memadai.

Penelitian yang meninjau berbagai studi tentang diet golongan darah bahkan menyimpulkan bahwa tidak ada bukti jelas manfaat kesehatan khusus berdasarkan jenis golongan darah.

Artinya, seseorang dengan golongan darah O belum tentu mengalami masalah hanya karena makan roti.

Kenapa Ada Orang Merasa Tidak Cocok Makan Roti?

Jika setelah makan roti seseorang merasa mudah kembung, lemas, atau tidak nyaman, penyebabnya biasanya bukan karena golongan darah, melainkan faktor lain seperti:

  • intoleransi gluten,
  • sensitivitas terhadap gandum,
  • penyakit celiac,
  • gangguan pencernaan,
  • atau jenis roti yang dikonsumsi.

Roti putih misalnya, memiliki indeks glikemik tinggi sehingga bisa membuat gula darah naik lebih cepat dan menyebabkan rasa lapar datang lebih cepat pada sebagian orang.

Jenis Roti Juga Berpengaruh

Tidak semua roti memiliki efek yang sama bagi tubuh, roti gandum utuh umumnya mengandung lebih banyak serat dan nutrisi dibanding roti putih biasa.

Karena itu, respons tubuh terhadap roti juga bisa berbeda tergantung bahan dan proses pengolahannya.

Bagi orang yang tidak memiliki alergi atau intoleransi tertentu, konsumsi roti dalam jumlah wajar umumnya tetap aman.

Klaim bahwa golongan darah O tidak cocok makan roti hingga kini belum terbukti secara ilmiah. Tidak ada sumber resmi yang menyatakan pemilik golongan darah O harus menghindari roti hanya karena jenis golongan darahnya.

Yang lebih penting adalah memperhatikan kondisi tubuh masing-masing, memilih jenis makanan yang lebih sehat, dan menjaga pola makan seimbang sesuai kebutuhan tubuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....