Warga Berkerumun saat Kebakaran Hambat Kinerja Petugas Damkar
- 27 Apr 2026 10:25 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju – Fenomena warga yang berkerumun di lokasi kebakaran menjadi salah satu kendala yang dihadapi petugas pemadam kebakaran dalam menjalankan tugasnya. Kondisi ini dinilai menghambat pergerakan armada serta proses penanganan di lapangan.
Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan penyelamatan Dinas Satpol pp dan Pemadam Kebakaran Sulbar Andi Juandi saat dialog di RRI Mamuju, Senin, 27 April 2026.
Menurut Andi Juandi , jarak tempuh menuju lokasi kejadian yang berkisar antara 7,5 hingga 15 kilometer sebenarnya juga menjadi tantangan tersendiri. Dalam kondisi normal, waktu tempuh bisa mencapai sekitar 15 menit, namun kerap bertambah akibat hambatan di jalur akses.
Selain itu, keterbatasan informasi dari laporan awal masyarakat juga turut memengaruhi kecepatan respons petugas.
“Seringkali laporan yang masuk kurang detail, sehingga menyulitkan kami dalam menentukan langkah awal penanganan,” ujarnya Andi Juandi dalam dialog RRI dengan topik Musim Kemarau tiba Waspada Karhutla,Senin,(27/04/2026).
Menurutnya, hambatan paling krusial justru terjadi saat warga memadati lokasi kejadian. Kerumunan tersebut membuat armada pemadam kesulitan menjangkau titik api, sekaligus menghambat petugas dalam menggelar peralatan seperti selang air.
Di sisi lain, kondisi infrastruktur dan keterbatasan jumlah armada di wilayah Mamuju menuntut kerja yang cepat dan efisien dari petugas. Namun, efektivitas penanganan seringkali terganggu karena ruang gerak yang terbatas akibat banyaknya warga yang tidak berkepentingan berada di lokasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....