Perkawinan Bukan Sekadar Perasaan tetapi Panggilan Suci

  • 23 Apr 2026 08:02 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Perkawinan di era modern kerap dipandang sebatas urusan perasaan. Ketika cinta hadir, pasangan memilih bersatu, namun saat perasaan memudar, perpisahan dianggap sebagai solusi. Pandangan ini dinilai perlu diluruskan agar makna perkawinan tidak disalahartikan.

Hal tersebut disampaikan Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Sulawesi Barat, Anton Ranteallo, dalam program Mimbar Katolik RRI Mamuju, Minggu malam, 19 April 2026.

Ia menegaskan, perkawinan bukan hanya hubungan antara dua individu, tetapi juga melibatkan dua keluarga besar.

Menurut Anton, pernikahan menyatukan nilai, tradisi, serta harapan dari masing-masing keluarga. Karena itu, perkawinan memiliki peran strategis sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.

Ia menjelaskan, keluarga menjadi tempat lahirnya generasi masa depan yang menentukan kualitas kehidupan sosial.

Oleh sebab itu, keluarga yang dibangun dengan baik diharapkan mampu melahirkan generasi yang berkualitas.

Di sisi lain, Anton mengakui kehidupan rumah tangga saat ini menghadapi berbagai tantangan.

Di antaranya meningkatnya egoisme dan individualisme dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, perkembangan teknologi turut memengaruhi keharmonisan keluarga.

Penggunaan gawai yang berlebihan membuat anggota keluarga cenderung lebih sibuk dengan dunianya masing-masing, sehingga komunikasi menjadi berkurang.

Tekanan ekonomi juga menjadi faktor yang memengaruhi stabilitas rumah tangga.

Kebutuhan hidup yang terus meningkat menuntut setiap keluarga bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Anton menekankan pentingnya komunikasi dalam menjaga keutuhan rumah tangga.

Ia menyebut, banyak persoalan keluarga muncul bukan karena kurangnya cinta, melainkan karena lemahnya komunikasi antaranggota keluarga.

Program Mimbar Katolik RRI Mamuju disiarkan setiap Minggu pukul 20.30 Wita melalui sejumlah frekuensi radio serta platform digital RRI.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....