Kapolresta Mamuju : Kebakaran Gedung Hidayatullah Diduga Korsleting Listrik

  • 19 Apr 2026 14:46 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju – Penyebab kebakaran yang melanda Pondok Pesantren Hidayatullah di Jalan Abdul Syakur, Kabupaten Mamuju, pada Minggu 19 April 2026 mulai terungkap. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), api diduga kuat berasal dari korsleting listrik di pos keamanan (security).

Kapolresta Mamuju, Ferdyan Indra Fahmi, menyampaikan bahwa titik awal api ditemukan di dalam pos security. Di lokasi tersebut terdapat terminal kotak kontak listrik yang terhubung dengan beberapa perangkat elektronik seperti kipas angin, dispenser, dan amplifier.

“Dari hasil olah TKP, ditemukan adanya instalasi listrik yang menumpuk pada satu terminal. Diduga terjadi percikan bunga api yang kemudian memicu kebakaran,” ujarnya.

Keterangan tersebut diperkuat oleh saksi mata yang pertama kali melihat kejadian. Saksi menyebutkan bahwa api muncul dari dalam pos security sebelum dengan cepat membesar dan merambat ke bagian plafon serta bangunan di sekitarnya.

Pihak kepolisian memastikan bahwa penyebab utama kebakaran adalah arus pendek listrik (korsleting) pada terminal tersebut. Tidak ditemukan adanya indikasi unsur kesengajaan dalam peristiwa ini.

Akibat kebakaran tersebut, sedikitnya lima ruang kelas yang digunakan untuk kegiatan belajar TK dan SD hangus terbakar. Selain itu, satu ruangan milik Baitul Maal Hidayatullah (BMH) juga ikut terdampak.

Saat ini, garis polisi telah dipasang di lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan lanjutan. Situasi di sekitar pondok pesantren dilaporkan telah aman dan kondusif, sementara proses pendataan kerugian masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.

Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mencari solusi penyediaan ruang belajar sementara, agar aktivitas pendidikan para santri dapat segera kembali berjalan.



google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....