Momentum Purple Day Hapus Stigma Epilepsi Global

  • 24 Mar 2026 11:11 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Setiap tanggal 26 Maret, dunia memperingati Hari Kesadaran Epilepsi Sedunia atau lebih dikenal dengan Purple Day . Peringatan ini menjadi momen penting untuk meningkatkan kepedulian dan menghapus stigma terhadap penyandang epilepsi.

Epilepsi adalah gangguan sistem saraf yang terjadi akibat aktivitas listrik tidak normal di otak. Kondisi ini dapat memicu kejang dengan berbagai bentuk, namun dapat dikendalikan dengan penanganan yang tepat.

Banyak masyarakat masih memiliki pemahaman yang keliru tentang epilepsi sehingga memunculkan ketakutan berlebihan. Padahal, penderita epilepsi tetap bisa menjalani kehidupan yang normal dan produktif dengan dukungan yang memadai.

Purple Day pertama kali dicetuskan pada tahun 2008 oleh Cassidy Megan, seorang remaja asal Kanada. Ia menggagas gerakan ini untuk menunjukkan bahwa penderita epilepsi tidak sendiri dan membutuhkan dukungan sosial.

Gerakan ini kemudian berkembang secara global dengan dukungan berbagai organisasi kesehatan dan komunitas. Berbagai kegiatan edukasi, seminar, dan kampanye digelar untuk meningkatkan pemahaman publik.

Masyarakat juga diajak mengenakan warna ungu sebagai simbol solidaritas terhadap penyandang epilepsi. Melalui langkah sederhana ini, diharapkan kesadaran meningkat dan stigma negatif dapat berkurang.



google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....