Lansia Hilang di Karossa Ditemukan Meninggal dalam Jurang
- 24 Feb 2026 16:41 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju – Operasi pencarian terhadap Nasrullah (94), warga yang dilaporkan hilang di kawasan hutan Dusun Kalia, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, berakhir duka.
Setelah empat hari pencarian intensif, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia di dasar jurang, Selasa (24/02/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Mamuju, Mahmud Afandi, dalam wawancaranya bersama RRI menyampaikan bahwa penemuan korban terjadi pada sore hari di titik penyisiran sektor selatan.
"Selamat sore, dapat kami sampaikan bahwa pada hari ini sekitar pukul 15.00 WITA, korban atas nama Nasrullah telah berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dengan jarak sekitar 450 meter dari LKK (Lokasi Kejadian Kecelakaan) arah selatan dalam kondisi Mike Delta (Meninggal Dunia)," ujar Mahmud Afandi.
Lebih lanjut, Mahmud menjelaskan bahwa proses evakuasi segera dilakukan setelah titik koordinat korban dipastikan.
"Pada pukul 15.20 WITA, korban sudah dibawa dan diserahkan ke pihak keluarga di rumah duka," tambahnya.
Penemuan ini mengakhiri upaya pencarian besar-besaran yang melibatkan Tim Rescue Kansar Mamuju, BPBD Mamuju Tengah, Polsek, Damkar, serta masyarakat setempat.
Medan hutan yang terjal dengan kontur jurang menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan.
Berdasarkan data teknis, korban ditemukan pada kordinat 1° 54’48.00”S – 119°20’49.00”E, dengan radial 170,83° arah selatan dari lokasi awal
Selama operasi berlangsung, tim juga didukung peralatan canggih seperti Thermal Drone dan Aqua Eye untuk memaksimalkan penyisiran di area yang sulit dijangkau secara visual.
Dengan ditemukannya korban dan telah diserahterimakan kepada pihak keluarga, otoritas terkait secara resmi menghentikan pergerakan personel di lapangan.
"Dengan diketemukannya serta dievakuasinya korban, maka operasi SAR kondisi membahayakan manusia terhadap satu orang hilang di Hutan Kalia dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih," tutup Mahmud Afandi dalam laporannya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi lansia yang beraktivitas di area hutan atau wilayah dengan medan yang ekstrem demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.