Penyadaran Kritis Dorong Perempuan Lebih Berdaya Mandiri

  • 09 Feb 2026 22:50 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID,Mamuju: Pola pikir masyarakat perlu diarahkan agar perempuan lebih berdaya dan mandiri tanpa menanggalkan nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat. Upaya tersebut dinilai efektif jika dilakukan melalui proses penyadaran kritis yang berangkat dari pengalaman nyata perempuan.

Hal tersebut diungkapkan Koordinator Nasional Forum Aktivis Perempuan Muda ( FAMM) Indonesia, Ija Syahruni, saat menjadi narasumber Program Pengarusutamaan Gender RRI Mamuju  Senin, 9 Februari 2026, 

“Penyadaran kritis bisa dimulai dari diri sendiri dengan mengakses informasi yang tepercaya dan merefleksikan pengalaman hidup perempuan, bahkan dari dalam rumah tangga,” ujar Ija Syahruni 

menurut ija ,Dari proses itu, kesadaran akan ketimpangan bisa tumbuh tanpa harus berhadapan langsung dengan budaya.

Ia menjelaskan, diskusi-diskusi kecil di komunitas menjadi ruang penting untuk berbagi pengalaman dan membangun pemahaman bersama. Menurutnya, perubahan pola pikir akan lebih kuat jika dilakukan secara kolektif melalui jaringan yang saling mendukung.

Ija menambahkan, media sosial dan internet dapat dimanfaatkan sebagai sarana kampanye untuk memperluas jangkauan penyadaran. Konten hasil diskusi komunitas dapat menjadi alat edukasi yang efektif bagi masyarakat luas.

Program Pengarusutamaan Gender disiarkan setiap Senin pukul 11.00 WITA. Siaran dapat diikuti melalui FM 96.0 MHz, 97.6 MHz, dan 100.2 MHz, serta streaming RRI Digital, live Facebook, dan YouTube RRI Mamuju.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....