Rantai Buruk Nikah Dini: Putus Sekolah hingga Anak Berisiko Stunting
- 28 Agt 2026 11:00 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Pernikahan dini di Sulawesi Barat memicu dampak berlapis mulai dari putus sekolah, kesulitan ekonomi, hingga risiko stunting pada anak. Hal ini diungkap Duta GenRe Sulbar Aldi J. Pawali dalam dialog interaktif Pengarusutamaan Gender di RRI Pro 1 Mamuju, Selasa, 25 Agustus 2026.
Aldi menjelaskan remaja yang menikah dini otomatis kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan karena tanggung jawab rumah tangga datang lebih cepat dari kesiapan mereka. Pendidikan yang terputus ini menjadi titik awal masalah berikutnya.
"Dampak buruk yang sangat saya lihat di lapangan yaitu remaja-remaja yang kemudian melakukan pernikahan sebelum usia mereka cukup matang akan menyebabkan anaknya itu stunting," kata Aldi menjelaskan rantai dampak pernikahan dini.
Setelah pendidikan terputus, Aldi menyebut pasangan muda ini akan menghadapi kesulitan ekonomi karena lapangan kerja yang layak sulit didapat tanpa ijazah pendidikan tinggi. Kondisi ini memperparah siklus kemiskinan antar generasi.
"Pekerjaan untuk lulusan minimal SMA saja masih susah, apalagi SMA, di mana kemudian pendidikannya terputus otomatis ekonomi juga bakal agak susah," ujar Aldi mengaitkan putus sekolah dengan kesulitan ekonomi.
Aldi menambahkan risiko stunting pada anak muncul karena nutrisi ibu hamil usia muda kerap tidak terpenuhi secara optimal. Ia merujuk pada rekomendasi BKKBN yang menetapkan usia ideal menikah 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki.
Menurut Aldi, usia 21 dan 25 tahun dipilih karena pada rentang itu perempuan dan laki-laki dinilai sudah matang secara fisik, psikologis, dan ekonomi untuk membangun rumah tangga. Kesiapan ini penting mencegah dampak berlapis tersebut.
Aldi menyebut tren generasi Z di kota besar Sulbar seperti Mamuju sudah mulai menunda pernikahan demi menstabilkan ekonomi terlebih dahulu. Namun tren ini belum merata menyentuh wilayah pedalaman yang masih rawan pernikahan dini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....