Belum Semua Sungai di Sulbar Miliki Neraca Air, Petani Sulit Dapat Kepastian Debit
- 30 Jul 2026 09:07 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Balai Wilayah Sungai Sulawesi V Mamuju (BWS Sulawesi V Mamuju) mengakui belum semua sungai di Sulawesi Barat memiliki neraca air yang lengkap, sehingga menyulitkan penentuan kecukupan debit untuk kebutuhan irigasi pertanian.
Pelaksana tugas Kepala BWS Sulawesi V Mamuju, Hayatuddin Tuasikal, menjelaskan ketiadaan neraca air membuat lembaganya dan petani kesulitan memastikan apakah debit sungai mencukupi atau tidak, terutama saat musim kemarau dan fenomena El Nino.
“Memang seperti itu karena kami akan mencoba juga untuk mengukur beberapa sungai yang memang belum terdata, mungkin akan kami publik kembali, karena kebutuhan sekarang memang masyarakat butuh kepastian,” kata Hayatuddin dalam dialog Halo Sulbar di RRI Mamuju, Rabu, 29 Juli 2026.
Ia menegaskan, tanpa kepastian neraca air, petani bisa terlanjur menanam lalu mengalami gagal panen ketika debit sungai tiba-tiba berkurang, yang pada akhirnya berpotensi memunculkan kekecewaan dan tuduhan bahwa pemerintah tidak memberi informasi yang jelas.
“Kita tahu sendiri, kalau kita tidak memberikan kepastian ke masyarakat, mereka sudah terlanjur tanam tiba-tiba gagal, ini kan nanti disalahkan kami dari pemerintah, sehingga kami akan melakukan pengamatan visual di lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya,” ujarnya.
Menurut Hayatuddin, BWS Sulawesi V Mamuju akan memperkuat pemantauan debit sungai melalui pengukuran berkala dan publikasi data, serta berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), dan dinas pertanian provinsi maupun kabupaten, agar informasi ketersediaan air dapat digunakan sebagai dasar penyesuaian pola tanam petani di Sulawesi Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....