Musim Kemarau, BWS Sulawesi V Peringatkan Defisit Debit Sungai Irigasi di Sulbar

  • 30 Jul 2026 09:11 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Balai Wilayah Sungai Sulawesi V Mamuju (BWS Sulawesi V Mamuju) peringatkan musim kemarau 2026 membuat debit sejumlah sungai irigasi di Sulawesi Barat menurun hingga berpotensi defisit pada puncak kemarau.

Pelaksana tugas Kepala BWS Sulawesi V Mamuju, Hayatuddin Tuasikal, menyebut hasil pemantauan dan pemodelan menunjukkan defisit debit pada Agustus hingga September, terutama di sungai-sungai yang menjadi sumber irigasi daerah pertanian.

"Hasil pantauan dan hasil model untuk beberapa bulan ke depan itu mendapat angka bahwa bulan Agustus semester kedua dan September semester kedua itu defisit, defisit ya," kata Hayatuddin dalam dialog Halo Sulbar di RRI Mamuju, Rabu, 29 Juli 2026.

Ia mencontohkan, di daerah irigasi Kalukku terdapat dua bendung yang kini dilaporkan kering, sementara Sungai Sungai Mapilli yang memasok air ke Bendungan Sekka-Sekka juga menunjukkan penurunan debit signifikan.

"Beberapa sungai yang kami lihat itu, misalnya di Lakejo itu, itu warnanya cukup bagus tapi sekarang itu sudah tidak bisa lagi, sehingga kami harus suplai lagi," ujarnya, seraya menambahkan laporan berkala akan disampaikan ke Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) serta dinas pertanian provinsi maupun kabupaten.

Hayatuddin menegaskan, perhitungan pola tanam sebelumnya dibuat berdasarkan kondisi normal, sehingga dengan adanya El Nino yang masih bergerak, BWS Sulawesi V Mamuju bersama instansi terkait akan menyesuaikan kembali pengaturan tanam dan terus memantau fluktuasi debit sungai untuk mengantisipasi krisis air irigasi di Sulawesi Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....