Mayoritas SPPG Sulbar Kembali Beroperasi, Tersisa 20 yang Disuspend
- 21 Jul 2026 13:01 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju- Pasca penutupan sementara 103 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sulawesi Barat pada April 2026 akibat belum memenuhi standar Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan Surat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), kini mayoritas SPPG telah kembali beroperasi. Saat ini, hanya tersisa 20 SPPG yang masih berstatus penutupan sementara.
Perwakilan Sekretaris Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Provinsi Sulawesi Barat, Sofiawati, mengatakan 20 SPPG yang masih berstatus suspend merupakan satuan pelayanan yang sebelumnya belum memenuhi persyaratan IPAL dan SLHS, serta sebagian lainnya masih ditangguhkan operasionalnya akibat kejadian luar biasa (KLB).
| Baca juga: Kemenkum Sulbar Dampingi Legalitas Mitra MBG |
"Dari laporan terakhir, terdapat 20 SPPG yang tersisa terkait permasalahan IPAL dan SLHS serta ada juga yang suspend karena kejadian luar biasa," ujarnya saat ditemui RRI Mamuju, Selasa 21 Juli 2026.
Sofiawati menjelaskan, proses pemenuhan persyaratan bagi SPPG yang masih disuspend telah mencapai sekitar 90 persen dan kini tinggal menunggu rekomendasi agar dapat kembali beroperasi.
"Dari SPPG yang masih disuspend ini sebenarnya sudah 90 persen itu sudah terproses dari sini, tinggal menunggu turun rekomendasinya," jelasnya.
Sofiawati berharap rekomendasi tersebut segera diterbitkan sehingga seluruh SPPG yang telah memenuhi standar dapat kembali memberikan layanan Program Makan Bergizi Gratis kepada masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....