Seminar Bayar Pakai Sampah di Mamuju, Cara Baru Jaga Lingkungan

  • 04 Jul 2026 18:28 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Seminar bertema bayar pakai sampah digelar di Aula Kantor KPU Sulawesi Barat, Sabtu, 4 Juli 2026, menghadirkan peserta dari kalangan muda, organisasi perempuan, dan pegiat lingkungan.

Kegiatan yang diinisiasi PC KOPRI PMII Mamuju, PC Fatayat NU Mamuju, dan Sekolah Alam Professores Art Production (PAP) ini mengajak peserta membawa sampah sebagai “tiket masuk” sekaligus bahan baku program lingkungan Sekolah Alam PAP.

Koordinator Bidang Lingkungan PW Fatayat NU Sulbar sekaligus Founder PAP Social Entrepreneur, Fatmawati Arisuddin, menjelaskan latar belakang digagasnya program tersebut usai seminar di Aula KPU Sulawesi Barat.

“Program ini lahir dari keresahan kami melihat sampah dan minimnya fasilitas pendidikan lingkungan di daerah,” ujarnya.

Sampah plastik dan botol yang dikumpulkan dalam kegiatan akan diolah menjadi material pembangunan gedung kedua Sekolah Alam PAP di Desa Barakkang, Kabupaten Mamuju Tengah, serta dikembangkan menjadi paving blok dan produk ramah lingkungan lainnya.

Fatmawati Arisuddin juga memaparkan harapan pengembangan Sekolah Alam PAP sebagai pusat edukasi lingkungan yang mudah dijangkau masyarakat Sulawesi Barat.

“Harapan kami, Sekolah Alam PAP bisa menjadi wisata edukasi lingkungan, sehingga masyarakat tidak perlu jauh ke luar daerah untuk belajar soal lingkungan,” tambahnya.

Melalui konsep bayar pakai sampah, seminar yang digagas organisasi kepemudaan dan perempuan di Mamuju ini diharapkan memperkuat kepedulian generasi muda terhadap pengelolaan sampah, membuka peluang ekonomi sirkular, dan mengajak berbagai pihak di Sulawesi Barat mendukung gerakan lingkungan berbasis komunitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....