Festival Penyu Hidupkan Ekonomi Warga Mampie lewat Homestay dan UMKM

  • 22 Mei 2026 08:22 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Festival Penyu Mampie bukan hanya ajang kampanye lingkungan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi warga melalui homestay dan UMKM yang melayani tamu dari berbagai daerah hingga mancanegara.

Dalam Dialog Suara Nusantara RRI Mamuju, Rabu 20 Mei 2026, Founder Festival Penyu Mampie, Yusri, menjelaskan rumah-rumah warga disulap menjadi homestay selama festival berlangsung. Tamu dari kabupaten lain di Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, bahkan dari luar negeri, menginap dan makan di rumah-rumah penduduk Desa Mampie, Kecamatan Wonomulyo.

Yusri menyebut, pola ini sengaja dipilih agar manfaat festival langsung dirasakan masyarakat pesisir, bukan hanya panitia dan pengunjung.

“Rumah-rumah masyarakat yang ada di Mampie itu dijadikan homestay, tamu luar negeri seperti dari Amerika, Meksiko, Australia nginap dan makan di rumah warga,” ujarnya menjelaskan.

Ketua Panitia Festival Penyu 2026, Muh. Askar Al-Qadri, menambahkan hampir setiap sudut kampung berubah menjadi ruang ekonomi rakyat saat festival digelar. Warga membuka lapak makanan, minuman, hingga kebutuhan harian peserta lomba dan penonton yang memadati Pantai Mampie selama tiga hari kegiatan.

Askar menegaskan, prioritas utama penyelenggara adalah masyarakat lokal yang menjadi tuan rumah festival.

“Festival penyu memang prioritasnya yang pertama adalah masyarakat, bagaimana perputaran ekonomi terjadi dan mereka merasa ini festivalku,” kata Askar.

Selain homestay dan warung, lomba katinting race yang diikuti nelayan dari Sulbar dan Sulsel ikut mendongkrak kebutuhan logistik di desa. Peserta dan kru perahu membutuhkan bahan bakar, konsumsi, dan tempat menginap, sehingga permintaan terhadap jasa dan produk lokal meningkat signifikan selama rangkaian acara.

Model pemberdayaan ini berjalan beriringan dengan kampanye konservasi penyu yang menjadi roh Festival Penyu Mampie sejak pertama kali digelar. Penyelenggara berharap, dukungan pemerintah dan sponsor terus menguat, agar festival bisa tetap bertahan dari tahun ke tahun tanpa mengurangi porsi manfaat ekonomi bagi warga pesisir.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....