PLTS Karampuang Melemah, Warga Keluhkan Listrik Tak Lagi Optimal

  • 10 Mei 2026 23:32 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pulau Karampuang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, kini dinilai tidak lagi berfungsi secara optimal. Warga setempat mengeluhkan pasokan listrik yang melemah sehingga penerangan rumah dan aktivitas harian kembali terganggu.

Pendiri Komunitas Gemapul Karampuang Island, Sadri, menjelaskan kondisi tersebut dalam Dialog Green Radio RRI Mamuju, Sabtu 9 Mei 2026. Menurutnya, PLTS yang telah beroperasi beberapa tahun itu mengalami penurunan kinerja seiring usia baterai dan meningkatnya penggunaan listrik warga.

“Sekarang PLTS di Karampuang sudah kurang maksimal, mungkin karena baterainya sudah lama dan pemakaian masyarakat semakin bertambah,” kata Sadri.

Ia menyebut, pada awal pengoperasian, PLTS mampu memenuhi kebutuhan listrik warga sepanjang hari, menggantikan genset diesel yang mahal dan berpolusi. Namun kini, sejumlah warga mengaku listrik hanya menyala beberapa jam dan sering drop, sehingga peralatan rumah tangga dan aktivitas belajar anak ikut terdampak.

“Banyak warga mengeluh, dulu bisa hampir 24 jam, sekarang kadang hanya beberapa jam saja terutama malam hari,” ujarnya menambahkan.

Sadri menilai, perawatan dan evaluasi menyeluruh terhadap sistem PLTS Karampuang mendesak dilakukan oleh pengelola dan pemerintah terkait. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia lokal, agar warga tidak hanya bergantung pada teknisi dari luar pulau untuk merawat instalasi.

Sebelumnya, sejumlah tokoh masyarakat Karampuang telah menyuarakan keluhan soal durasi nyala listrik yang hanya sekitar 4–5 jam per hari. Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas ESDM menyatakan akan meninjau dan mengevaluasi kinerja PLTS, mengingat listrik merupakan kebutuhan dasar yang berpengaruh langsung pada kualitas hidup warga pulau.

Sadri berharap evaluasi tersebut berujung pada perbaikan konkret, mulai penggantian baterai hingga penyesuaian kapasitas dengan kebutuhan terkini. Ia menegaskan, akses listrik yang andal sangat penting bagi pendidikan anak, aktivitas ekonomi nelayan, dan pengembangan wisata Karampuang sebagai salah satu destinasi unggulan di Mamuju.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....