Alun Mandar Fest Soroti Narasi Laut Mandar Abaikan Keseharian Perempuan
- 04 Mei 2026 14:01 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Polewali Mandar – Direktur Alun Mandar Fest, Ulfa Evitasari, menyoroti dominasi narasi laut dan nelayan yang mengabaikan perspektif kehidupan sehari-hari perempuan Mandar.
Selama ini masyarakat mengenal Mandar dari sudut pandang maritim dan aktivitas melaut, namun perjuangan perempuan dalam keseharian terabaikan.
"Masyarakat Polman maupun luar Sulbar seringkali mengenal Mandar dari sudut pandang lautnya, dari sudut pandang nelayannya, tapi jarang sekali dari sudut pandang perempuan," ujar Ulfa menjelaskan kondisi ini saat diwawancarai via telepon, Senin, 4 Mei 2026.
Salah satu contoh nyata adalah perempuan Pasawai yang harus berenang berjam-jam demi mendapatkan air bersih bagi keluarganya.
"Seperti para perempuan mengambil air, misalkan Pasawai, yang berenang selama berjam-jam untuk mendapatkan air bersih," tambah Ulfa mencontohkan realitas tersebut.
Alun Fest 2026 yang diselenggarakan Tobaine Project menjadi upaya memberikan ruang dan hak suara terhadap pilihan hidup perempuan Mandar.
Festival menghadirkan narasi alternatif tentang kehidupan perempuan melalui pemutaran film, talk show, dan berbagai program pemberdayaan lintas generasi.
Harapannya, masyarakat membawa pulang refleksi tentang perjuangan perempuan yang selama ini tidak mendapat perhatian dalam narasi budaya Mandar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....