Alun Fest 2026 Sukses, Ribuan Warga Polman Padati Festival Gender

  • 04 Mei 2026 13:54 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Polewali Mandar – Alun Mandar Fest 2026 yang digelar Tobaine Project pada 1-2 Mei 2026 di Polman berhasil menarik ribuan pengunjung lintas generasi.

Festival seni dan gender ini menghadirkan beragam program seperti workshop, talk show kesetaraan gender, pemutaran film, dan pertunjukan seni. Antusiasme masyarakat terlihat dari lonjakan pengunjung yang terus meningkat setiap harinya. Venue di alun-alun Polman dipenuhi peserta dari berbagai kalangan usia.

Direktur Alun Mandar Fest, Ulfa Evitasari, menyebutkan acara ini dihadiri ribuan orang selama dua hari penyelenggaraan. Pengunjung berasal dari anak-anak hingga orang tua yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Hari kedua bahkan mencatatkan jumlah pengunjung lebih banyak dibanding hari pertama.

"Alhamdulillah antusiasnya luar biasa kak, karena yang datang di hari pertama itu dari berbagai macam usia, dari anak-anak sampai orang tua," ujar Ulfa saat via telepon, Senin, 4 Mei 2026.

Rangkaian acara meliputi talk show bertema "Muda Setara" tentang kesetaraan gender dan pendidikan ketahanan perempuan. Kolaborasi dengan komunitas Read A Loud menghadirkan program bacaan nyaring dan art terapi. Pertunjukan tari, band, teater, dan musik tradisi juga meriahkan festival tersebut.

"Harapannya untuk memberikan ruang dan hak suara terhadap pilihan hidup bagi perempuan, dan yang datang menonton bisa membawa pulang perasaan yang menjadi refleksi untuk kita semua," tambah Ulfa menjelaskan tujuan penyelenggaraan.

Tobaine Project merupakan kolektif film perempuan berbasis Makassar yang beranggotakan perempuan dari berbagai daerah di Sulawesi. Kelompok ini fokus pada produksi film, pemutaran, dan pengembangan perspektif perempuan dalam sinema. Kegiatan festival ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan perempuan di wilayah Sulawesi Barat.

Ulfa berharap festival ini mampu mengubah cara pandang masyarakat terhadap perempuan Mandar yang selama ini hanya dikenal dari sudut pandang laut dan nelayan. Kehidupan sehari-hari perempuan, termasuk perjuangan mereka mendapatkan air bersih, perlu mendapat perhatian lebih. Alun Fest menjadi medium untuk menyuarakan narasi alternatif tersebut.

Festival yang berlangsung selama dua hari ini diharapkan bisa memberikan dampak jangka panjang bagi kesadaran gender di masyarakat. Tobaine Project berencana melanjutkan program serupa untuk memperluas jangkauan edukasi dan pemberdayaan perempuan. Keberhasilan Alun Fest 2026 menunjukkan tingginya minat publik terhadap isu kesetaraan gender di daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....