Liminal Dots Hadirkan Hasil Residensi Seniman di Mamuju

  • 23 Apr 2026 13:46 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Kegiatan seni “Liminal Dots” dan “Taki Bose” dipresentasikan kepada publik di Mamuju, menampilkan hasil residensi seniman, kurator, dan peneliti.

Kurator Liminal Dots, Aswad Atjo, saat diwawancarai usai pembukaan, Rabu, 22 April 2026, mengatakan program ini diinisiasi kolektif Bunyi Cicak dan Pitu Sinema, berangkat dari rangkaian riset artistik di Kalumpang, Sampaga, dan Pulau Karampuang selama masa residensi.

“Asal mula kegiatan ini sebenarnya adalah hasil dari riset, hasil dari residensi seniman, kurator dan peneliti selama di Kalumpang, Sampaga dan Karampuang,” kata Atjo.

Hasil riset artistik itu kemudian diwujudkan dalam berbagai medium, mulai dari lukisan kolaboratif yang menghubungkan pesisir, gunung dan sungai hingga sketsa bersama yang kemudian diwarnai.

“Semua seniman terlibat dalam lukisan kolaboratif yang menghubungkan pesisir, gunung dan sungai, kemudian ada sketsa kolaboratif juga diwarnai dan sebagainya,” ujar Atjo menjelaskan karya yang ditampilkan.

Selain karya visual, Liminal Dots juga menampilkan karya seniman bunyi yang menghadirkan kembali pengalaman ruang Karampuang, serta pemutaran film sebagai rangkuman proses residensi dan penelitian.

Lebih lanjut, melalui presentasi publik ini, penyelenggara berharap masyarakat Mamuju dapat melihat ulang lanskap rumah, bumi, dan laut mereka sebagai rangkaian garis liminal yang terus berubah dan dapat direspons secara kreatif.

Presentasi publik ini akan berlangsung dari tanggal 22-24 April di Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Mamuju (Landscape). Pengunjung dapat mengakses karya dari para seniman secara gratis yang dibuka sejak jam 16.00 hingga 22.00 WITA.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....