Palawa Mamasa, Teknik Tenun Langka dari Sulawesi Barat

  • 22 Apr 2026 05:33 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Founder Festival Jiwa Wastra Sulbar, Abdi Latief, menyoroti teknik tenun kartu atau palawa asal Mamasa yang disebut langka dan bernilai sejarah tinggi.

Menurutnya, teknik palawa menjadi salah satu kekayaan penting dalam peta wastra Sulawesi Barat yang perlu terus diperkenalkan ke publik luas.

“Kemudian ada satu teknik yang hanya ada satu di Indonesia, itu teknik kartu, orang Mamasa sebut palawa,” ujar Abdi menjelaskan.

Ia menambahkan, teknik palawa bukan hanya unik dari sisi pengerjaan, tetapi juga tercatat sebagai salah satu teknik tertua yang masih ditemukan hingga saat ini.

“Palawa nah itu adalah satu-satunya teknik yang sampai saat ini ditemukan di Indonesia dan salah satu teknik tertua juga,” jelasnya.

Dalam Festival Jiwa Wastra di Landscape Mamuju, karya tenun berteknik palawa dipamerkan bersama wastra lain dari Kalumpang, Mamasa, Polewali Mandar, dan Pasangkayu.

Abdi berharap, eksposur melalui festival dapat mendorong riset, pelestarian, dan regenerasi penenun palawa, sehingga teknik langka ini tidak hilang ditelan zaman.

Ia juga mengajak pemerintah daerah dan pelaku ekonomi kreatif menjadikan palawa sebagai identitas budaya sekaligus produk unggulan wastra Mamasa dan Sulawesi Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....