Patung Sikendeng Diangkat Jadi Ikon Sejarah Mamuju
- 20 Apr 2026 22:04 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Festival Dipangkara – Jejak Maritim Sulawesi mengangkat Patung Sikendeng di Sampaga sebagai tema utama untuk menegaskan kembali jejak sejarah tua Mamuju di Nusantara.
Founder Festival Dipangkara, Ikhwan Wahid, menjelaskan pemilihan Patung Sikendeng berangkat dari kesadaran kolektif komunitas bahwa Mamuju memiliki latar sejarah panjang dan penting bagi jalur Austronesia.
Menurutnya, patung yang ditemukan di Sampaga itu menjadi pintu masuk untuk mengulas kembali peran Mamuju dalam sejarah peradaban maritim Indonesia.
“Sehingga salah satu fakta sejarah yang kalau kita bicara soal Austronesia ini kan ditemukannya Patung Sikendeng di Sampaga, nah ini yang kita coba eksplorasi,” ujar Ikhwan.
Ia menambahkan, tema Patung Sikendeng dipilih agar masyarakat tidak hanya mendengar istilah jalur Austronesia secara abstrak, tetapi bisa mengaitkannya dengan artefak konkret yang ada di wilayah mereka sendiri. Dengan pendekatan tersebut, penyelenggara berharap diskusi tentang sejarah tidak lagi terasa jauh, melainkan dekat dengan pengalaman dan identitas warga Mamuju.
“Di beberapa teman-teman kelompok kolaborasi ini itu mulai ada tumbuh kesadaran secara kolektif di kita bahwa sebenarnya Mamuju ini punya latar belakang sejarah yang sangat panjang,” kata Ikhwan.
Ia berharap, pengangkatan Patung Sikendeng sebagai ikon festival dapat memantik riset lanjutan dan kerja sama lebih erat antara komunitas lokal, akademisi, dan pemerintah untuk menggali potensi arkeologi Mamuju. Dengan begitu, Mamuju tidak lagi hanya dikenal dari sisi administratif, tetapi juga sebagai wilayah tua yang menyimpan banyak fakta sejarah penting di kawasan Nusantara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....