Petani Kecil Sulbar Didorong Masuk Rantai Program Makan Bergizi

  • 16 Apr 2026 02:26 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Dinas Pangan Sulawesi Barat menyebut masih memiliki pekerjaan rumah besar untuk mendorong petani kecil masuk ke rantai pasok program makan bergizi.

Kepala Bidang Kerawanan Pangan Dinas Pangan Daerah Sulawesi Barat, Sofiawati, saat diwawancarai di kantornya, Rabu, 15 April 2026, menjelaskan selama ini pasokan utama beras, ayam, dan telur masih didominasi perusahaan serta petani skala besar.

“Petani-petani kecil ini kan harapannya kan sebenarnya dia di kerja sama dengan koperasi Desa Merah Putih,” kata Sofiawati.

Menurutnya, pola itu disiapkan agar hasil produksi petani kecil dapat ditampung terlebih dahulu, sebelum kemudian disalurkan ke SPPG sebagai penyedia pangan dalam program makan bergizi.

“Koperasi-koperasi Desa Merah Putih inilah yang kerja sama SPPG, jadi tidak dikuasai oleh supplier besar,” ujarnya menjelaskan skema yang diharapkan.

Ia mengakui, kapasitas produksi petani kecil yang terbatas menjadi tantangan, karena volume yang dihasilkan belum cukup untuk memasok langsung kebutuhan program makan bergizi skala besar.

Meski begitu, pemerintah provinsi tetap mendorong penguatan kelembagaan petani dan koperasi, agar posisi tawar mereka meningkat dan tidak selalu bergantung pada perusahaan besar.

Sofiawati berharap dukungan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lain terus mengalir, sehingga petani kecil di Sulawesi Barat semakin terlibat dalam rantai pasok pangan yang menyehatkan anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....