Beras Non Premium Diduga Masuk Makan Bergizi di Sejumlah SPPG

  • 15 Apr 2026 12:50 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Dinas Pangan Sulawesi Barat mengungkap masih ada SPPG yang diduga memakai beras non premium dalam program makan bergizi bagi anak sekolah.

Kepala Bidang Kerawanan Pangan Dinas Pangan Daerah Sulawesi Barat, Sofiawati, saat diwawancarai di kantornya, Rabu, 15 April 2026, menjelaskan temuan itu berdasarkan pemetaan komoditas beras untuk program makan bergizi.

“Komoditi beras, yang harusnya syarat masuknya itu premium, ada beberapa SPPG bukan premium yang masuk,” kata Sofiawati di Mamuju.

Ia menyebut, beras yang masuk ke skema makan bergizi seharusnya berkualitas premium, namun di lapangan masih dijumpai beras kualitas di bawah standar tersebut.

“Kalau daerah-daerah yang jauh, kasihan mungkin tidak dapat akses beras premium, petani langsung kayaknya diambil,” ujarnya menjelaskan kondisi di lapangan.

Kondisi itu dinilai berpotensi menimbulkan ketimpangan kualitas pangan yang diterima anak, terutama antara SPPG di wilayah mudah akses dengan daerah terpencil.

Sofiawati menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar pasokan beras premium ke SPPG dapat diperkuat, sehingga standar gizi program tetap terjaga.

Ia berharap dukungan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lain semakin optimal, agar program makan bergizi benar-benar memberi manfaat kesehatan merata bagi anak di Sulawesi Barat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....