Pembagian Peran Tani di Tandeallo Jadi Kunci Mandiri Pangan
- 26 Mar 2026 22:48 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Peneliti dan antropolog asal Polewali Mandar, Nurberlian, mengungkap pembagian peran gender dan generasi sebagai penopang sistem pertanian Desa Tandeallo.
Dalam dialog Suara Nusantara RRI Mamuju, Rabu 25 Maret 2026, ia menjelaskan cara warga desa pegunungan Ulumanda, Majene, mengatur kerja tani.
“para ibu-ibu itu merekalah yang fokus merawat atau berpadi ladang, merekalah yang fokus berpadi ladang,” ujar Nurberlian.
Menurutnya, anak-anak muda bertugas membudidayakan tanaman komoditas pasar seperti nilam, kakao, dan cengkeh untuk memenuhi kebutuhan sekunder.
“para bapak-bapaknya itu yang mengambil peran di semua pekerjaan berat di dalam bertani itu,” jelas Nurberlian.
Ia menilai pembagian peran tersebut membuat keluarga dapat memenuhi pangan harian dari padi ladang sekaligus mendapat penghasilan dari tanaman komersial.
Dengan sistem itu, desa tidak terlalu bergantung pada beras luar dan bisa tetap membeli kebutuhan seperti sekolah, teknologi, serta kebutuhan modern lain.
Nurberlian menyebut pola kerja kolektif ini layak diperhatikan pembuat kebijakan sebagai contoh penguatan ketahanan pangan desa pegunungan Sulawesi Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....