Akademisi Unhas: Pendidikan Kunci Bangun Kepercayaan Diri Perempuan
- 10 Mar 2026 12:20 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju - Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (PUSLITBANG) Kependudukan dan Gender LPPM Universitas Hasanuddin, Dr. Irma Andriani, menyatakan bahwa pendidikan merupakan faktor utama yang paling berpengaruh dalam meningkatkan rasa percaya diri perempuan.
Hal ini disampaikannya saat Dialog Interaktif Pengarusutamaan Gender bersama RRI Mamuju, Senin 9 Maret 2026. Menurutnya dari seluruh sektor, yang paling berpengaruh terhadap peningkatan kepercayaan diri perempuan adalah sektor Pendidikan.
"Perempuan masih banyak yang tidak percaya diri untuk mendapatkan akses, tidak percaya diri untuk berpartisipasi, apalagi tidak percaya diri untuk menjadi pengontrol," ujar Irma.
Ia menekankan pentingnya dukungan antar sesama perempuan untuk meraih pendidikan setinggi-tingginya. Menurutnya, negara telah memfasilitasi pendidikan dengan sangat baik melalui program pendidikan gratis dari SD hingga SMA, serta jalur kesetaraan melalui Paket A, B, dan C bagi yang tidak dapat mengikuti pendidikan formal.
"Tidak ada lagi alasan untuk tidak bersekolah. Semua ruang dan akses itu sudah tersedia," tegasnya.
Irma menjelaskan bahwa rendahnya kepercayaan diri sering muncul karena keterbatasan wawasan.
"Kita minder karena merasa tidak ada apa-apanya dibandingkan orang lain. Kita tidak pernah melihat jendela luar, wawasan terlalu sempit. Padahal di pendidikan ada ruang untuk berlatih dan mempraktikkan kemampuan, termasuk melatih rasa percaya diri," jelasnya.
Lebih lanjut Ia mengajak seluruh perempuan untuk saling mendukung agar wajib belajar benar-benar dijalankan. Menurut Irma, wajib belajar harus benar benar dijalankan, karena pendidikan adalah fondasi utama untuk membangun kemandirian dan kepercayaan diri perempuan
"Salah satu yang perlu kita perjuangkan bersama adalah bagaimana semua perempuan di muka bumi ini harus sekolah," tutup Irma.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....