Angkutan Lebaran di Terminal Simbuang Alami Kenaikan Harga hingga 15 Persen
- 17 Mar 2026 12:20 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju- Jelang Lebaran idulfitri 2026, tarif angkutan Lebaran di Terminal Tipe A Simbuang, Kabupaten Mamuju, mengalami kenaikan sebesar 10 hingga 15 persen dibandingkan tarif normal.
Koordinator Sarana Angkutan Jalan dan SDP, Arifin, dalam wawancaranya dengan Reporter RRI Mamuju, Senin, 16 Maret 2026, menjelaskan bahwa kenaikan tarif tersebut merupakan hal yang umum terjadi pada momen angkutan besar seperti Natal dan Tahun Baru maupun Lebaran. Ia menambahkan, berdasarkan pantauan yang dilakukan, kenaikan tarif angkutan berkisar dari 10 hingga 15 persen dari harga normalnya.
"Mungkin sudah tradisi dalam setiap event-event besar seperti Nataru atau Angleb, harga tiket yang standar sebelum angkutan Lebaran ini tetap akan dinaikkan, mungkin sekitar 10–15 persen dari harga standar," ujarnya.
Ia mengatakan, hingga saat ini belum ada standar tarif khusus yang ditetapkan oleh BPTD Sulbar untuk angkutan Lebaran, sehingga penyesuaian tarif dilakukan oleh masing-masing perusahaan otobus (PO) dengan tetap mengacu pada batas tarif atas yang berlaku.
"Kalau kita di BPTD belum ada standar yang diterapkan untuk angkutan Lebaran ini, tapi para PO menaikkan tarif sesuai dengan standar masing-masing dan tidak melebihi batas tarif atas," jelasnya.
Arifin menambahkan, kenaikan tarif tersebut juga disesuaikan dengan fasilitas dan kualifikasi armada yang digunakan, di mana sebagian besar bus yang beroperasi merupakan tipe slepeer dengan layanan yang lebih nyaman.
"Memang dari kenaikan tarif para PO ini sudah disesuaikan dengan standar kualifikasi busnya. Di sini rata-rata yang dipakai itu standar sleeper," tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....