Ramp Check Kendaraan Diperketat di Teminal Tipe A Simbuang Mamuju

  • 16 Mar 2026 10:22 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju - Balai Pengelola Transportasi Darat atau BPTD Kelas III Sulawesi Barat memperketat pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check) di Terminal Tipe A Simbuang Mamuju menjelang arus mudik Lebaran, guna memastikan keselamatan penumpang, Satuan Pelayanan (Satpel) terminal setempat mencatat dari hasil pemeriksaan sementara terdapat 10 unit bus yang dinyatakan layak jalan, sementara dua armada yakni Litha dan Bintang Prima tidak direkomendasikan beroperasi menuju Makassar karena tidak memenuhi standar kelaikan.

Balai Pengelola Transportasi Darat atau BPTD Kelas III Sulawesi Barat juga memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi pada H-2 Lebaran atau sekitar Rabu hingga Kamis, dengan peningkatan jumlah pemudik diperkirakan mencapai sekitar 20 persen dibandingkan hari biasa.

Wasatpel (Satuan Pelayanan) Terminal Tipe A Simbuang, Kaharuddin, memastikan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check terus dilakukan selama periode arus mudik Lebaran, dari hasil pemeriksaan sementara, sebanyak 10 unit armada dinyatakan layak jalan untuk melayani penumpang tujuan Makassar.

“Yang dinyatakan layak jalan ada 10 unit. Namun ada dua unit yang tidak layak, yaitu Litha dan Bintang Prima, sehingga tidak kami rekomendasikan masuk ke terminal untuk tujuan Makassar,” ujarnya saat diwawancara, Minggu malam, 15 Maret 2026.

Ia menegaskan pemeriksaan tersebut dilakukan guna memastikan keselamatan penumpang selama perjalanan mudik Lebaran.

Selain pemeriksaan kendaraan, pihak terminal juga mulai mengantisipasi potensi lonjakan jumlah penumpang. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, peningkatan arus mudik diperkirakan terjadi menjelang Lebaran.

Menurutnya, puncak lonjakan penumpang diprediksi terjadi pada H-2 Lebaran atau sekitar hari Rabu atau Kamis.

“Prediksi lonjakan penumpang itu kira-kira H-2 Lebaran atau antara hari Rabu dan Kamis. Biasanya lonjakan pemudik hampir sama dengan tahun lalu, dan diperkirakan naik sekitar 20 persen,” jelasnya.

Pihak terminal juga mengimbau kepada seluruh operator bus untuk memastikan kondisi kendaraan tetap prima serta mematuhi seluruh ketentuan operasional demi menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang selama masa arus mudik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....