Kanwil Kemenag Sulbar Dorong Program Masjid Ramah Musafir saat Mudik

  • 10 Mar 2026 10:34 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju- Dalam upaya mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat mendorong program Masjid Ramah Musafir yang diperuntukkan bagi para pemudik yang melintas di wilayah Sulawesi Barat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, Adnan Nota, dalam dialog interaktif di RRI Mamuju, Selasa, 10 Maret 2026. Ia menjelaskan bahwa program Masjid Ramah Musafir tidak hanya dilaksanakan pada bulan Ramadan, melainkan menjadi program berkelanjutan sepanjang tahun sebagai bagian dari upaya memakmurkan masjid.

"Program Masjid Ramah Musafir ini bukan program khusus untuk bulan Ramadan. Tapi ini berlanjut 12 bulan dan berputar lagi 12 bulan kemudian. Untuk memakmurkan masjid itu salah satu cirinya orang memang datang di masjid karena merasa senang," ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah indikator yang ditetapkan agar sebuah masjid dapat dikategorikan sebagai masjid ramah musafir, diantaranya adalah akses masjid yang terbuka selama 24 jam dan menyediakan area parkir yang nyaman bagi para musafir.

"Paling tidak minimal tiga atau empat indikator yang kami tetapkan sebagai masjid ramah musafir. Yang pertama memang terbuka 24 jam, jadi tidak ada masjid yang terkunci, betul-betul terbuka 24 jam. Kedua ada space parkir, jadi misalnya kalau teman-teman datang berkendaraan, apakah roda dua atau roda empat, insya Allah ada tempat yang nyaman, dipastikan nyaman kendaraannya diparkir," jelasnya.

Selain itu, masjid juga diharapkan menyediakan ruang dan makanan ringan bagi para musafir yang membutuhkan waktu untuk beristirahat setelah menempuh perjalanan jauh.

"Ketiga, yang namanya musafir tentu mungkin karena ngantuk atau capek, sehingga ada space lagi yang disiapkan khusus untuk mereka bisa beristirahat di situ, berleha-leha di situ. Yang terakhir termasuk paling pokok, ada makanan ringan yang kita siapkan, minimal teh atau kopi atau minimal ada air putih," tambahnya.

Melalui program tersebut, Kanwil Kemenag Sulbar berharap masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga dapat memberikan kenyamanan bagi para musafir yang melintas selama perjalanan mudik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....