Habiskan Dana Rp1,127 Miliar, Umat Buddha Hadirkan Gedung SMB Samadhina Dua Lantai

  • 14 Jul 2026 17:01 WIB
  •  Malinau

Habiskan Dana Rp. 1,127 Miliar, Kolaborasi Pemda dan Umat Buddha Hadirkan Gedung SMB Samadhina di Malinau

RRI.CO.ID, Malinau - Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., meresmikan Gedung Sekolah Minggu Buddha (SMB) Samadhina di Kabupaten Malinau, Sabtu (11/7/2026). Peresmian gedung tersebut menjadi tonggak penting dalam pengembangan pendidikan agama Buddha sekaligus memperkuat pembinaan karakter generasi muda dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Malinau.

Ketua Panitia, PMd. Andryantho, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Malinau, Forkopimda, para Bhikkhu Sangha, tokoh agama, tokoh masyarakat, para donatur, serta seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan gedung tersebut.

Menurutnya, Gedung SMB Samadhina bukan sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi simbol semangat kebersamaan dalam membangun pendidikan, pelayanan, dan pembinaan umat Buddha di Malinau. "Gedung ini diharapkan menjadi pusat pembelajaran Buddhadharma, pembinaan karakter generasi muda, pengembangan pendidikan agama Buddha, kegiatan sosial kemasyarakatan, sekaligus mempererat tali persaudaraan," ujarnya.

la juga menjelaskan, pembangunan gedung memperoleh bantuan dari Pemerintah Kabupaten Malinau sebesar Rp830 juta. Sementara total biaya pembangunan mencapai sekitar Rp1,127 miliar. Sehingga kekurangan anggaran dipenuhi melalui swadaya umat Buddha, donatur, sponsor, dan gotong royong masyarakat.

Andryantho menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah yang dinilai terus memberikan perhatian terhadap kehidupan beragama di Kabupaten Malinau.

Sementara itu, YM. Sri Subhapanno Mahathera, Sanghanayaka Sangha Theravada Indonesia, mengungkapkan rasa syukur atas diresmikannya Gedung SMB Samadhina.

la menyebut peresmian tersebut menghadirkan dua kebahagiaan, yakni kehadiran Bupati Malinau beserta Forkopimda dan berdirinya gedung yang dibangun melalui kolaborasi pemerintah serta semangat gotong royong umat Buddha.

Menurutnya, pembangunan gedung tersebut menunjukkan bahwa umat Buddha tidak hanya menerima bantuan pemerintah. "Tetapi juga memiliki semangat berbagi dan berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing demi kemajuan bersama," tukasnya.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....