Debit Air di Malinau Barat Naik, Warga Diminta Waspada
- 01 Jul 2026 23:15 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Debit air di Limbu Mas, RT 14, Desa Tanjung Lapang, Malinau Barat naik sejak pukul 12.00 WITA, Rabu (1/7/2026), akibat tingginya intensitas hujan di wilayah hulu.
- Ketua RT 14 melaporkan genangan sudah lebih dulu memasuki permukiman warga Long Kanipe sejak pukul 08.00 WITA, dan mengimbau warga waspada terhadap anak-anak serta instalasi listrik di rumah.
RRI.CO.ID, Malinau - Debit air di kawasan Limbu Mas, RT 14, Desa Tanjung Lapang, Kecamatan Malinau Barat, mengalami kenaikan pada Rabu (1/7/2026). Air mulai menyeberangi badan jalan sejak siang hari akibat peningkatan intensitas hujan di wilayah hulu.
Ketua RT 14 Desa Tanjung Lapang, Ibrahim, mengatakan kenaikan debit air mulai terlihat sekitar pukul 12.00 WITA. Di beberapa titik rumah warga, air juga terlihat mulai menggenangi halaman.
"Naiknya sekitar jam 12 tadi mulai nyeberang aspal, ini cenderung masih naik terus," ujar Ibrahim saat ditemui di lokasi, sekitar pukul 15.00 WITA.
Ia menduga kenaikan debit air tersebut dipicu oleh tingginya curah hujan di kawasan hulu sungai. "Penyebab diduga karena peningkatan intensitas hujan di wilayah hulu," katanya.
Dugaan itu diperkuat dengan informasi yang diterimanya dari warga di kawasan hulu terkait kondisi terkini di lapangan. Menurutnya, genangan air di Desa Long Kanipe, Kecamatan Malinau Barat, bahkan sudah lebih dulu memasuki permukiman warga sejak pagi hari.
"Saya ditelepon tadi sama warga dari Long Kanipe, katanya di lokasi tersebut genangan air sudah memasuki permukiman warga dari sekitar jam 8 pagi," jelasnya.
Ia menegaskan pihaknya terus memantau perkembangan ketinggian air di lapangan hingga saat ini. Kesiapsiagaan diterapkan mengingat kemungkinan debit air masih dapat terus meningkat.
"Sekarang kondisi air masih dipantau terus sebagai bentuk siap-siaga kemungkinan air makin tinggi," ucapnya. Langkah antisipasi juga telah dilakukan dengan memasang tanda peringatan di jalan utama yang tergenang.
"Saya sudah pasang plang peringatan di jalan utama untuk pengendara agar mengurangi kecepatan untuk menghindari kecelakaan," katanya.
Ia mengimbau warga di sekitar lokasi terdampak untuk tetap waspada terhadap kemungkinan kenaikan air lebih lanjut. "Warga harap waspada, perhatikan anak-anak dan kelistrikan di rumah," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi debit air di kawasan Limbu Mas masih terus dipantau oleh warga setempat. Masyarakat diimbau untuk mengikuti perkembangan informasi resmi guna mengantisipasi risiko yang mungkin timbul. (Ading)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....