Rumah Warga Pelita Kanaan Ludes Terbakar Dini Hari
- 22 Jun 2026 15:55 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Satu unit rumah milik warga di Desa Pelita Kanaan, Kecamatan Malinau Kota, ludes terbakar pada Senin dini hari (22/6/2026), tujuh penghuni berhasil menyelamatkan diri tanpa korban jiwa.
- Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik, sementara petugas Damkar Malinau mengerahkan 27 personel untuk memadamkan api dan melakukan pendinginan hingga kondisi aman.
RRI.CO.ID, Malinau - Satu unit rumah milik warga di Desa Pelita Kanaan RT 06, Kecamatan Malinau Kota, ludes terbakar pada Senin dini hari (22/6/2026). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut meski saat kejadian terdapat tujuh orang penghuni berada di dalam rumah.
Insiden naas ini menimpa rumah warga Pelita Kanaan, David, sekitar pukul 03.03 WITA. Berdasarkan informasi awal yang dihimpun petugas, api diduga pertama kali muncul dari salah satu kamar tidur sebelum dengan cepat membesar dan melahap bangunan.
Kasi Pencegahan dan Pengendalian Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau, Rury Ahmad Sururie, mengatakan saat petugas tiba di lokasi, sebagian besar bangunan telah terbakar.
“Setelah menerima laporan, petugas segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan penyelamatan. Api sudah membesar dan membakar sebagian besar bangunan rumah saat anggota tiba di lokasi,” kata Rury pada RRI Senin pagi.
Akibat kebakaran tersebut, harta benda milik penghuni rumah dilaporkan tidak sempat diselamatkan. Namun seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak terdapat korban meninggal maupun korban luka.
Menurut Rury, berdasarkan keterangan sementara dari korban, dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
“Dugaan sementara akibat korsleting listrik. Untuk penyebab pastinya masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau menerjunkan 27 personel untuk melakukan pemadaman dan pendinginan hingga kondisi dinyatakan aman pada pukul 05.00 WITA.
Pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah dan tidak menggunakan perangkat elektronik yang berpotensi menimbulkan hubungan arus pendek guna mencegah terjadinya insiden serupa. (Ading)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....