Pengabdian Mahasiswa Ners Sentuh Warga Pelita Kanaan Malinau

  • 23 Mei 2026 09:51 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau - Balai Adat Desa Pelita Kanaan, Kabupaten Malinau, tampak lebih ramai dari biasanya pada Jumat pagi (22/5/2026). Puluhan warga berkumpul antusias menyambut kegiatan pengabdian masyarakat yang digelar oleh mahasiswa Program Profesi Ners RPL 04.

Aksi sosial ini menjadi bukti nyata implementasi pembelajaran berbasis pelayanan kesehatan masyarakat, di mana teori-teori keperawatan di bangku kuliah langsung dipraktikkan untuk membantu warga perbatasan.

Selama tiga minggu terakhir, para mahasiswa ini telah melebur bersama masyarakat Malinau. Mereka bergerak melakukan berbagai penetrasi pelayanan kesehatan, mulai dari mengetuk pintu rumah warga (home visit), menyokong pelayanan di Puskesmas setempat, hingga menggelar edukasi kesehatan massal.

Dosen Pembimbing Akademik, Marina Kristy Layun, menyampaikan rasa haru dan terima kasihnya atas sambutan hangat yang diberikan oleh otoritas dan warga desa selama masa praktik lapangan tersebut.

"Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah desa dan seluruh masyarakat Pelita Kanaan yang telah membuka pintu dan mendukung penuh adik-adik mahasiswa selama tiga minggu ini. Pengabdian masyarakat ini adalah marwah institusi pendidikan untuk memberikan dampak positif yang nyata bagi derajat kesehatan masyarakat," ujar Marina.

Ada hal menarik dari komposisi mahasiswa RPL 04 ini. Sebagian besar dari mereka sebenarnya adalah para tenaga kesehatan (nakes) yang sudah aktif bekerja di berbagai fasilitas kesehatan, namun memilih kembali ke bangku kuliah demi mengejar gelar profesi Ners.

Kombinasi antara pengalaman kerja lapangan dan tambahan ilmu akademik ini dinilai membuat pelayanan mereka jauh lebih matang dan peka terhadap kebutuhan riil warga Malinau.

Dalam sesi edukasi utama, mahasiwa memfokuskan perhatian pada ancaman penyakit tidak menular, khususnya diabetes. Warga diberikan pemahaman mendalam mengenai pola hidup sehat, deteksi dini, hingga langkah-langkah pencegahan. Bagi warga yang sudah telanjur mengidap diabetes, para mahasiswa memberikan tips khusus mengenai kontrol gula darah.

"Bagi bapak dan ibu yang saat ini sedang berjuang melawan diabetes, kami minta untuk tidak berkecil hati. Tetap jaga pola makan, rutin bergerak, dan kelola stres dengan baik agar kualitas hidup dan aktivitas sehari-hari bisa tetap berjalan optimal," pesan salah satu perwakilan mahasiswa di sela-sela edukasi.

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini tidak hanya berhasil meningkatkan kesadaran kesehatan warga sejak dini, tetapi juga memperkokoh jembatan silaturahmi antara institusi pendidikan kesehatan dan masyarakat Kabupaten Malinau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....