Atasi Masalah Perizinan, Stok BBM Malinau Kembali Normal

  • 19 Des 2025 14:10 WIB
  •  Malinau

KBRN, Malinau: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Bumi Intimung dalam kondisi aman hingga akhir Desember 2025. Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Malinau, Jakaria, S.E., M.Si., saat meninjau langsung SPBU Beringin pasca terjadinya kelangkaan dalam beberapa hari terakhir, Jumat (19/12/2025).

Berdasarkan hasil pengecekan lapangan, stok Pertalite tercatat sebanyak 90 kiloliter (KL) dan Solar tersedia sekitar 30 KL. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat hingga satu minggu ke depan.

"Stok Pertalite 90 KL dan Solar 30 KL ini artinya aman. Pasokan berikutnya dijadwalkan masuk kembali pada 27 atau 28 Desember mendatang," ujar Jakaria usai pemantauan.

Terkait kelangkaan yang sempat terjadi, Jakaria menjelaskan bahwa masalah utamanya bukan terletak pada pengurangan kuota, melainkan kendala teknis perizinan pada pihak penyalur atau pihak ketiga. Kendala ini sempat menghambat proses distribusi BBM dari Tarakan menuju Malinau.

“Jatah BBM sebenarnya mencukupi, hanya karena masalah administrasi perizinan di pihak penyalur sehingga suplai sempat terhenti. Pemerintah daerah telah memberikan jaminan sementara agar proses bongkar muat tetap berjalan hingga 31 Desember 2025,” jelasnya.

Pemkab Malinau memberikan atensi khusus pada ketersediaan energi guna menjaga stabilitas jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026. Jakaria meminta pihak penyalur segera menyelesaikan kewajiban perizinan agar distribusi di tahun mendatang tidak lagi menemui hambatan serupa.

Sebagai langkah preventif, tim gabungan dari Dinas Perindagkop dan Bagian Ekonomi akan melakukan pemantauan harian. Laporan berkala wajib disampaikan kepada pimpinan daerah untuk memastikan stok BBM dan kebutuhan pokok tetap terkendali hingga awal Januari 2026.

Wabup Jakaria mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying), mengingat pemerintah telah menggaransi ketersediaan stok di pasaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....