Operasi Lilin Usai, Pergantian Tahun di Malinau Kondusif
- 06 Jan 2026 15:38 WIB
- Malinau
KBRN, Malinau : Perayaan Tahun Baru 2026 di Kabupaten Malinau berlangsung aman dan terkendali selama pelaksanaan Operasi Lilin Kayan 2025 yang berakhir pada 2 Januari 2026.
Kondisi cuaca hujan deras turut memengaruhi aktivitas masyarakat sehingga tidak muncul gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang menonjol.
Kabag Ops Polres Malinau, IPTU Mardiman, mengatakan pengamanan difokuskan pada aktivitas masyarakat di titik-titik yang berpotensi ramai.
Pengawasan diarahkan pada pencegahan penyakit masyarakat, balap liar, serta potensi gangguan lain saat malam pergantian tahun, termasuk penggunaan kembang api secara berlebihan.
Ia menjelaskan, imbauan terkait pembatasan penggunaan kembang api telah disosialisasikan dan dipatuhi oleh masyarakat. “Yang dilarang itu kembang api yang melayang di udara, sementara kembang api di tanah masih diperbolehkan dan itu sudah berjalan sesuai imbauan Kapolri,” ujarnya, Selasa (6/1/2026).
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, IPTU Mardiman menyebut tidak ditemukan pelanggaran berarti selama perayaan berlangsung. Dibandingkan tahun sebelumnya, perayaan Tahun Baru kali ini berlangsung lebih tenang.
Faktor ekonomi serta intensitas hujan yang cukup tinggi disebut memengaruhi berkurangnya aktivitas masyarakat di ruang publik. “Mungkin dari sisi ekonomi juga, kebetulan hujan juga. Hujannya cukup keras, sehingga perayaan tahun baru berkurang dan suasananya lebih tenang,” ucap IPTU Mardiman.
Selama Operasi Lilin Kayan 2025 yang berlangsung sejak 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, Polres Malinau tidak mencatat adanya kejadian menonjol. Termasuk di antaranya balap liar maupun kecelakaan lalu lintas.
IPTU Mardiman menegaskan, secara umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama pergantian tahun berada dalam kondisi terkendali. “Tidak ada kejadian, tidak ada balap-balap, tidak ada kerusakan. Secara umum aman terkendali,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....