Satpol-PP Siagakan Ratusan Personel Backup Kepolisian Kawal Nataru
- 23 Des 2025 19:19 WIB
- Malinau
KBRN, Malinau : Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Kabupaten Malinau menyiagakan ratusan personel untuk mendukung pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2025, baik yang terlibat langsung dalam operasi kepolisian maupun yang disiagakan secara internal.
“Untuk Operasi Lilin Kayan, kami mendapat surat perintah tugas sebanyak 30 personel. Di luar itu, kami sudah menyiapkan kurang lebih 300 personel Satpol PP yang akan mengamankan malam misa Natal, ibadah tanggal 25, serta kegiatan lainnya,” ujar Sekretaris Satpol PP dan Damkar Kabupaten Malinau, Roland Rudyanto, pada RRI, Selasa (23/12/2024).
Ia menjelaskan, pengamanan juga akan melibatkan pengamanan swakarsa yang terdiri dari berbagai unsur keagamaan. Menurutnya, pola kolaboratif tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun di Kabupaten Malinau sebagai upaya menjaga toleransi dan keamanan bersama.
Sementara itu, Polres Malinau memploting sebanyak 187 personel POLRI dalam Operasi Lilin Kayan. Personel gabungan tersebut disiagakan untuk mengamankan pelaksanaan ibadah Natal 2025 di 197 gereja yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Malinau, serta sejumlah titik strategis selama masa Nataru.
Kepala Bagian Operasi Polres Malinau, IPTU Madiman, menyampaikan bahwa pihaknya telah memetakan sejumlah titik rawan yang berpotensi menjadi pusat keramaian masyarakat. Salah satu titik utama berada di kawasan Padan Liu Burung yang diprediksi menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat saat malam pergantian tahun.
“Titik rawan juga berada di perlintasan bawah Jembatan Malinau yang menghubungkan Malinau dengan Kabupaten Nunukan. Jembatan ini merupakan poros strategis keluar masuk barang dan masyarakat, sehingga kami tempatkan pos dan personel di sana,” kata Madiman.
Selain itu, pengamanan juga difokuskan di wilayah Malinau Barat, termasuk di gereja-gereja, kawasan Hutan Pinus, Lapangan Borneo, serta Stadion Mini di Kecamatan Mentarang.
Madiman menambahkan, pengamanan perbatasan turut diperketat, terutama menjelang malam pergantian tahun, untuk mengantisipasi masuknya minuman keras ke wilayah Malinau. Langkah tersebut dilakukan melalui deteksi dini dan kerja sama lintas instansi.
“Kami melibatkan unsur intelijen dari Polres, Kodim, serta berkoordinasi dengan SGI, BAIS, dan PAMTAS untuk menjaga pos-pos perbatasan, agar potensi masuknya miras ke Malinau dapat diminimalisir,” ujarnya.
Pengamanan terpadu ini diharapkan dapat menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat Kabupaten Malinau dalam menjalankan ibadah Natal serta merayakan pergantian Tahun Baru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....