Akhir Tahun, Aparat Waspadai Potensi Peningkatan Penyakit Masyarakat

  • 19 Des 2025 10:41 WIB
  •  Malinau

‎KBRN, Malinau : Aparat keamanan di Kabupaten Malinau mewaspadai potensi peningkatan penyakit masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kewaspadaan ini menguat seiring peningkatan aktivitas masyarakat di bidang hiburan, mobilitas, dan ekonomi pada akhir tahun.

‎Kepala Bagian Operasi Polres Malinau, IPTU Mardiman, mengatakan akhir tahun kerap diikuti munculnya berbagai gangguan kamtibmas. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian aparat di tengah upaya menjaga situasi tetap aman dan terkendali.

‎“Penyakit masyarakat yang kami waspadai antara lain perjudian, baik manual maupun online, peredaran minuman keras, serta dugaan aktivitas pekerja seks komersial,” ujar IPTU Mardiman dalam Dialog Sapa Malinau di RRI, Jumat (19/12/25).

‎Ia menjelaskan, peningkatan aktivitas masyarakat menjelang Natal dan pergantian tahun berpotensi memicu gangguan ketertiban jika tidak diantisipasi. Oleh karena itu, pihaknya telah mengintensifkan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).

Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi tindak pidana dan menekan penyakit masyarakat sejak dini. Aparat sudah mulai meningkatkan patroli dan pengawasan di sejumlah titik rawan.

‎Sebagai langkah lanjutan, Polres Malinau juga akan melaksanakan Operasi Lilin dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru. Operasi tersebut digelar serentak secara nasional mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

‎“Operasi ini bersifat kemanusiaan dan keagamaan, dengan fokus menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan,” kata IPTU Mardiman. Ia menambahkan, kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur pengamanan lintas instansi.

‎Dari sisi penegakan peraturan daerah, Sekretaris Satpol PP Malinau, Rolland Rudyanto, menyampaikan kewaspadaan serupa. Ia menegaskan pengendalian peredaran minuman keras menjadi fokus utama menjelang akhir tahun.

‎“Kami mengantisipasi potensi gangguan ketertiban, terutama yang berkaitan dengan konsumsi miras,” ujar Rolland. Menurutnya, pengawasan akan terus dilakukan bersama aparat keamanan lainnya.

‎Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Malinau, Mulyadi, menilai peningkatan aktivitas masyarakat di akhir tahun berpotensi menimbulkan gangguan sosial. Kondisi tersebut perlu diantisipasi melalui koordinasi lintas sektor.

‎“Menjelang akhir tahun, aktivitas masyarakat meningkat dan ini perlu diantisipasi agar stabilitas sosial tetap terjaga,” kata Mulyadi. Ia menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dan peran aktif masyarakat.

‎Aparat keamanan mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban dan menghindari aktivitas yang melanggar hukum. Dukungan masyarakat dinilai penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama momentum akhir tahun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....