Dorong Pola Hidup Sehat, Dinkes Inisiasi Gerakan Kebugaran Jasmani
- 28 Agt 2026 09:55 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Dinas Kesehatan Kabupaten Malinau menyelenggarakan Gerakan Kebugaran Jasmani yang dipadukan dengan pemeriksaan kesehatan gratis di Desa Respen Tubu, Kecamatan Malinau Utara pada Jumat, 28 Agustus 2026.
- Kegiatan ini dirancang untuk mendorong pola hidup sehat masyarakat melalui aktivitas olahraga teratur dan pencegahan penyakit dengan deteksi dini kondisi kesehatan.
- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malinau, Yuli Triana, menyebut upaya yang dilakukan berfokus pada peningkatan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kebugaran dan kesehatan dengn langkah preventif.
RRI.CO.ID, Malinau - Dinas Kesehatan Pengedalian Penduduk dan Kelarga Berencana (DKPPB) Kabupaten Malinau menginisiasi Gerakan Kebugaran Jasmani yang dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di Desa Respen Tubu, Kecamatan Malinau Utara, Jumat (28/8/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malinau, Yuli Triana mengatakan, kegiatan tersebut ditujukan untuk mendorong pola hidup sehat masyarakat dengan aktif berolahraga dan mencegah penyakit melalui deteksi dini kondisi kesehatan.
Pantauan RRI, rangkaian kegiatan diawali dengan tes kebugaran bagi internal pegawai Dinas Kesehatan. Para pegawai berjalan kaki dari Kantor Dinas Kesehatan menuju lokasi kegiatan di Lapangan Sepak Bola Desa Respen Tubu, sebelum kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan.
“Sebagai pegawai, kami juga harus melakukan pemeriksaan rutin untuk kebugaran kami,” ujar Yuli saat ditemui di sela-sela kegiatan tersebut.
Kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama yang melibatkan masyarakat Desa Respen Tubu, Puskesmas Malinau Seberang, Kecamatan Malinau Utara, serta anak-anak sekolah.
Yuli menjelaskan, pemeriksaan kesehatan gratis menjadi penting karena masyarakat dapat mengetahui lebih dini kecenderungan terhadap penyakit tertentu. Pemeriksaan antara lain mencakup tekanan darah serta pemeriksaan gula darah.
Ia mencontohkan, apabila seseorang mengetahui tekanan darahnya cenderung tinggi, kondisi tersebut dapat menjadi peringatan untuk segera melakukan langkah-langkah pencegahan. Begitu pula dengan hasil pemeriksaan gula darah.
“Kalau kecenderungannya tinggi nanti akan dinasihati oleh bapak ibu dokter bagaimana cara melakukan pencegahan-pencegahan supaya terhindar dari penyakit diabetes,” katanya.
Petugas kesehatan juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai faktor risiko penyakit tidak menular dan pola hidup sehat. Yuli menegaskan, tujuan utama kegiatan adalah menjaga kesehatan masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif.
Kegiatan di Respen Tubu merupakan rangkaian dari agenda Dinas Kesehatan selama tiga hari. Sebelumnya, Dinkes menggelar rapat koordinasi terkait tuberkulosis serta rapat koordinasi penanganan dan pilot project stunting di Malinau Utara.
Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau Ernes Silvanus, yang membuka agenda tersebut menilai kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan gerakan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara luas.
“Ini kegiatan yang positif menurut saya dalam rangka memastikan bahwa gerakan kesehatan itu ada di setiap lapisan masyarakat,” kata Ernes.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....