Waspada Diare, Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Pencegahannya

  • 31 Jul 2026 18:47 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau : Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu diwaspadai masyarakat. Kondisi ini ditandai dengan buang air besar (BAB) cair atau lembek sebanyak tiga kali atau lebih dalam sehari. Jika tidak segera ditangani, diare dapat menyebabkan kehilangan cairan tubuh atau dehidrasi yang berbahaya, terutama pada bayi dan anak-anak.

Berdasarkan informasi dari BLUD UPTD Puskesmas Tanjung Lapang, Kecamatan Malinau Barat, melalui edukasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), diare umumnya disebabkan oleh makanan atau minuman yang terkontaminasi kuman, kebiasaan tidak mencuci tangan sebelum makan, konsumsi air minum yang tidak higienis, infeksi virus, bakteri, atau parasit, serta lingkungan yang kurang bersih.

Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain BAB cair lebih dari tiga kali sehari, mual dan muntah, nyeri atau kram perut, demam, rasa haus berlebihan, serta tubuh lemas dan tidak bertenaga.

Selain menimbulkan ketidaknyamanan, diare juga dapat menyebabkan dehidrasi, penurunan berat badan, gangguan pertumbuhan pada anak, hingga mengancam jiwa apabila tidak mendapatkan penanganan yang tepat.

Untuk mencegah diare, masyarakat dianjurkan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan dan setelah buang air besar, mengonsumsi air minum yang sudah dimasak atau air bersih, memilih makanan matang, menggunakan jamban sehat, membuang sampah pada tempatnya, serta memberikan ASI eksklusif kepada bayi usia 0–6 bulan.

Apabila mengalami diare, penderita disarankan untuk memperbanyak minum agar kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi, mengonsumsi oralit sesuai petunjuk, serta tetap makan makanan bergizi guna membantu proses pemulihan.

Masyarakat juga diimbau segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila diare berlangsung lebih dari tiga hari, disertai BAB berdarah, muntah terus-menerus, tidak mampu minum, atau muncul tanda-tanda dehidrasi berat seperti mata cekung dan tubuh sangat lemas.

Adapun tanda-tanda dehidrasi yang perlu dikenali meliputi mata cekung, mulut kering, tidak ada air mata saat menangis, dan kondisi tubuh yang sangat lemas.

Dengan menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat diharapkan dapat mencegah diare serta menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan. (Eni)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....