12 Desa di Malinau Utara jadi Lokus Penanganan 118 Anak Stunting

  • 28 Agt 2026 09:47 WIB
  •  Malinau

RRI.CO.ID, Malinau - Sekda Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., Μ.Μ., М.Н mengatakan, Pemerintah Kabupaten Malinau terus memperkuat upaya penanganan stunting melalui kerja nyata di lapangan. Hal ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektor Intervensi Penanganan Stunting Kecamatan Malinau Utara yang digelar di Ruang Tebengang, Kamis (27/8/2026).

Karena itu, Sekda Malinau yang membuka kegiatan secara resmi, menegaskan bahwa rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari sejumlah pertemuan sebelumnya. Sebab, hasil pendataan menunjukkan terdapat 118 anak stunting di wilayah Malinau Utara. Data tersebut akan dipaparkan oleh masing-masing desa secara by name, by address, sehingga penanganan dapat dilakukan secara lebih terarah.

"Kita harapkan ada kerja nyata dari pemerintah daerah, termasuk dari Dinas Kesehatan. Yang paling penting bukan hanya sekadar rapat, setelah itu selesai. Harus ada upaya nyata di lapangan," tegasnya.

Sekda Ernes menjelaskan, penanganan nantinya tidak hanya menyasar anak yang sudah teridentifikasi stunting, tetapi juga memperhatikan kondisi ibu sejak masa kehamilan, proses persalinan hingga masa menyusui. Edukasi dan pendampingan kepada orang tua dinilai penting untuk mencegah maupun memperbaiki kondisi pertumbuhan anak.

la mencontohkan adanya penanganan atau treatment yang dilakukan di salah satu wilayah yang menunjukkan perubahan setelah mendapatkan pendampingan. Karena itu, Pemkab Malinau akan mencoba menjadikan pola tersebut sebagai pilot project di Malinau Utara.

"Harapan kita, ibu yang masih dalam masa hamil, kemudian melahirkan, sampai anak usia 0 sampai 11 bulan, kita lakukan treatment. Apakah nanti punya pengaruh? Ini yang akan kita lihat," ujarnya.

Selanjutnya, 118 anak tersebut akan dikelompokkan berdasarkan kategori usia dan kondisi masing-masing. Data juga akan dipilah untuk melihat kemungkinan faktor penyebab, termasuk kondisi keluarga maupun faktor keturunan.

Setelah pemetaan dilakukan, pemerintah bersama lintas sektor akan melakukan supervisi lebih mendalam untuk mengetahui penyebab stunting pada masing-masing anak. Hasilnya akan menjadi dasar dalam menentukan bentuk intervensi yang sesuai.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....