Tambah 3 Rombel, Daya Tampung SMPN 2 Malinau Kota Diproyeksi Meningkat
- 09 Jul 2026 12:24 WIB
- Malinau
Poin Utama
- SMP Negeri 2 Malinau Kota menambah tiga rombongan belajar baru, meningkatkan total rombel dari empat menjadi tujuh untuk mengatasi lonjakan pendaftar konsisten setiap tahun ajaran.
- Penambahan ini didukung dana Ruang Kelas Baru (RKB) dari APBN pusat yang disalurkan langsung ke sekolah.
- Sekolah ini menjadi favorit pendaftar karena berlokasi di pusat kota, dekat dengan banyak Sekolah Dasar, dan mulai menunjukkan prestasi peserta didik di bidang non-akademik.
- Dinas Pendidikan memproyeksikan dengan penambahan rombel ini, sekolah tidak lagi akan menghadapi masalah kuota pendaftaran pada tahun ajaran mendatang.
RRI.CO.ID, Malinau - Daya tampung di SMP Negeri 2 Malinau Kota diproyeksikan akan meningkat signifikan pada tahun ajaran mendatang dengan penambahan tiga rombongan belajar (rombel) baru tahun ini. Hal ini disebut akan menjadi solusi dari persoalan lonjakan pendaftar yang terus terjadi setiap tahun ajaran baru.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau, Fiteriady, mengatakan penambahan ini membuat jumlah rombel di sekolah tersebut bertambah dari empat menjadi tujuh. Kapasitas penerimaan siswa baru tahun depan pun diproyeksikan naik signifikan dibanding tahun ini yang semula hanya mampu menampung 128 siswa untuk empat rombel, atau 144 siswa dengan adanya diskresi.
Fiteriady menjelaskan, SMP Negeri 2 Malinau Kota konsisten menerima pendaftar melebihi kapasitas rombel yang tersedia setiap tahunnya. "Ketika kami tahu SMP 2 itu sudah menjadi favorit, dan akan bersaing dengan SMP 1, dengan pendaftarnya, kita berusaha untuk menambah rombel, sehingga tahun depan ketika ada lonjakan kita sudah siap, jadi SMP 2 tambah rombel 3 tahun ini," ungkapnya.
Ia menyampaikan, walaupun tahun ini persoalan kelebihan pendaftar bisa teratasi lewat diskresi penambahan kapasitas rombel dengan rekomendasi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), namun solusi tersebut dinilai hanya bersifat jangka pendek, sehingga penambahan rombel permanen dinilai lebih solutif.
Lebih jauh Fiteriady menjelaskan, penambahan rombel didukung dana Ruang Kelas Baru (RKB) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pusat, yang disalurkan langsung ke sekolah. "Nambah bangunan jadi dua tingkat kalau nggak salah, karena dana Refit ini dana dari pusat langsung ke sekolah, kami hanya bisa memfasilitasi, kemudian melihat perkembangan bangunan seperti apa," katanya.
Fiteriady juga menyampaikan, usulan sudah diajukan pada siklus pengajuan anggaran tahun sebelumnya, sehingga kini terus berproses."Saya bersyukurnya yang tahun ini sekolah yang menjadi favorit peserta didik, SMP 2 ini dapat dana RKB," kata Fiteriady.
Menurut Fiteriady, sekolah ini menjadi favorit karena berlokasi di pusat kota, dekat dengan sejumlah Sekolah Dasar berlulusan besar, serta mulai menunjukkan prestasi peserta didik di bidang non-akademik.
"Mulai ada prestasi anak didiknya di luar akademik. Jadi selain dia di pusat kota, ternyata SD di sekitaran SMP 2 itu kan juga banyak lulusannya," ujar Fiteriady.
Dengan penambahan rombel, Dinas Pendidikan memproyeksikan sekolah ini tak lagi menghadapi masalah kuota pada tahun ajaran mendatang. Proyeksi jumlah lulusan Sekolah Dasar di sekitar sekolah tersebut pada tahun depan juga diperkirakan relatif sama dengan tahun ini.
"Karena kita sudah nambah rombel, hitungan kami tahun depan jumlah siswa SD-nya juga masih kurang lebih seperti tahun ini. Jadi kalau ada lonjakan ya tidak masalah," ujar Fiteriady.
Ia menegaskan, langkah antisipatif ini menjadi bagian dari strategi Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau untuk mencegah polemik pada penerimaan siswa baru tahun berikutnya. Khususnya berkaitan dengan daya tampung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....