DKP Malinau Harapkan Sinergi Lintas Sektor Kunci Capai Level 4–6 Penilaian KKPA

  • 09 Sep 2026 09:03 WIB
  •  Malinau
RRI.CO.ID, Malinau — Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Malinau menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pemenuhan data dukung penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA) tahun 2026.
Sebagai Penanggung Jawab sekaligus sekretariat kegiatan, DKP mengandalkan keterlibatan aktif seluruh Organisasi Perangkat Daerah terkait agar Kabupaten Malinau mampu meraih hasil optimal dalam penilaian yang melibatkan sembilan Kementerian dan Lembaga tersebut.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malinau, Frans Juli Immanuel, menyampaikan hal tersebut di sela rapat koordinasi penilaian KKPA bersama instansi terkait dan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Tarakan melalui Zoom Meeting di Ruang Rapat Sekda Kantor Bupati Malinau, Selasa (8/9/2026). Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam memotret kondisi riil keamanan pangan daerah.

"Kami sebagai Dinas Ketahanan Pangan menjadi PIC untuk menyajikan kondisi kunci keamanan pangan di Kabupaten Malinau. Keterlibatan seluruh stakeholder dan OPD sangat dibutuhkan dalam menyampaikan data dukung agar nantinya dapat dinilai secara akurat oleh tim penilai dari 9 K/L yang disampaikan melalui Badan POM Tarakan," ujar Frans Juli kepada RRI.

Frans Juli memaparkan bahwa setiap instansi memiliki pembagian wewenang yang spesifik sesuai jenis pangan yang diawasi. Pangan Segar Asal Tumbuhan menjadi ranah DKP, Pangan Segar Asal Hewan dikelola Dinas Pertanian dan Dinas Perikanan, Pangan Segar Asal Ikan oleh Dinas Perikanan, sedangkan Pangan Olahan Siap Saji serta PIRT masing-masing menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan dan Disperindag Malinau.

Seluruh laporan hasil pengawasan dari masing-masing instansi tersebut nantinya akan dihimpun dan diunggah ke dalam tautan khusus yang disediakan oleh Badan POM. Data yang masuk akan diverifikasi secara ketat untuk menentukan posisi pencapaian kinerja keamanan pangan Kabupaten Malinau pada skala Level 1 hingga Level 6.

Melihat kesiapan serta komitmen seluruh OPD yang terus memperkuat koordinasi sejak awal, Frans Juli menyuarakan optimisme yang tinggi terhadap hasil penilaian akhir. Pihaknya membidik target capaian yang signifikan agar standar keamanan pangan di daerah dapat teruji secara maksimal.

"Kami berharap bisa berada di Level 4 sampai 6, dengan nilai mencapai 80 ke atas. Kalau Level 3 itu nilainya baru sekitar 70-an, dan kami yakin bisa melampauinya. Penilaian KKPA ini bukan sekadar mengejar angka, melainkan bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Malinau dalam menjamin keamanan pangan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat," pungkas Frans Juli.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....