Pemkab Malinau Lepas Dua Jemaah Calon Haji 2026
- 28 Apr 2026 13:33 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Pemkab Malinau melepas dua jemaah calon haji 2026 yang dijadwalkan berangkat pada 3 Mei 2026.
- Kuota haji menurun drastis karena perubahan regulasi di tingkat pusat, sehingga hanya jemaah cadangan yang diberangkatkan.
- Pemkab tetap mendukung penuh dengan menanggung biaya dari Malinau ke embarkasi pulang-pergi.
RRI.CO.ID, Malinau - Pemerintah Kabupaten Malinau melepas dua jemaah calon haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Ruang Rapat Wakil Bupati, Selasa (28/4/2026). Keberangkatan dijadwalkan pada 3 Mei 2026.
Wakil Bupati Malinau, Jakaria, dalam arahannya menyampaikan, jemaah yang diberangkatkan merupakan pendaftar cadangan yang telah melunasi biaya haji pada 2025.
“Yang berangkat tahun ini adalah yang sudah mendaftar dan melunasi sebagai cadangan pada 2025. Jadi memang tidak bisa digeser karena kuota yang diberikan secara nasional mengikuti tahun pendaftaran,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Jumlah ini diakui menurun drastis dibanding musim haji sebelumnya yang mencapai 50 hingga 51 jemaah. Penurunan kuota haji daerah tahun ini dipengaruhi perubahan sistem antrean setelah pemisahan kewenangan penyelenggaraan haji dari Kementerian Agama.
Kebijakan ini mengacu pada Keputusan Presiden Nomor 92 Tahun 2025 dan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025.
Wakil Bupati Malinau juga mengingatkan tantangan penyelenggaraan tahun ini karena jumlah jemaah lebih sedikit. Ia meminta jemaah untuk lebih mandiri selama menjalankan ibadah.
“Karena hanya berdua, bapak dan ibu harus benar-benar mandiri. Jaga kesehatan dan saling membantu selama di tanah suci,” ujarnya.
Sebagai representasi daerah, jemaah juga diminta menjaga nama baik Kabupaten Malinau selama menjalankan ibadah haji. “Jaga nama baik Malinau, tunjukkan bahwa masyarakat kita tertib dan berbudaya,” ucapnya.
Ia berharap kedua jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat, dan memperoleh predikat haji mabrur.
Sekembalinya dari tanah suci, jemaah haji diharapkan mampu membawa perubahan positif di lingkungan masyarakat. Nilai-nilai keimanan yang diperoleh di tanah suci diharapkan dapat memperkuat pembangunan daerah.
“Pemerintah membutuhkan masyarakat dengan iman yang kuat untuk mendukung pembangunan di Malinau,” katanya.
Jakaria juga menyebutkan bahwa pembiayaan keberangkatan dari daerah menuju embarkasi Balikpapan pulang-pergi ditanggung penuh Pemkab Malinau sebagai komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penyelenggaraan haji.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....