Pemkab Malinau Alokasikan Rp750 Juta untuk Hibah Umroh
- 23 Des 2025 14:23 WIB
- Malinau
KBRN, Malinau : Pemerintah Kabupaten Malinau mengalokasikan anggaran hibah dari APBD 2025 sebesar Rp750 juta untuk penyelenggaraan ibadah umroh. Program ini merupakan bagian dari kebijakan daerah dalam mendukung kebutuhan keagamaan masyarakat.
Tahun ini, hibah umroh dialokasikan untuk memberangkatkan 18 jamaah dari berbagai unsur masyarakat. Program ini dikelola melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Malinau dan menjadi agenda rutin pemerintah daerah.
Ketua PPIH Kabupaten Malinau, Jakaria, mengatakan total anggaran Rp750 juta digunakan untuk membiayai seluruh kebutuhan perjalanan ibadah umroh. Setiap jamaah mendapatkan pembiayaan sebesar Rp41 juta untuk perjalanan selama 12 hari.
“Anggaran perjalanan ibadah umroh tahun ini sebesar Rp750 juta hibah dari Pemerintah Kabupaten Malinau. Jumlah jamaah yang diberangkatkan sebanyak 18 orang dengan biaya per jamaah Rp41 juta,” ujar Jakaria dalam momen pelepasan jemaah umroh di Masjid Agung Darul Djalal, Selasa (23/12/25).
Ia menjelaskan, jamaah yang diberangkatkan berasal dari berbagai latar belakang pengabdian dan prestasi di masyarakat. Di antaranya juara MTQ tingkat provinsi, pemandi jenazah, penggali kubur, imam masjid, tokoh masyarakat, serta perwakilan keluarga nelayan.
Selain biaya perjalanan, setiap jamaah juga menerima uang saku sekitar Rp2 juta. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah selama jamaah menjalankan ibadah umroh.
Rombongan jamaah dijadwalkan berangkat pada 27 Desember 2025 dari Malinau menuju Jakarta, kemudian melanjutkan perjalanan ke Jeddah. Selama di Tanah Suci, jamaah akan menjalankan ibadah di Mekkah selama sekitar tujuh hari dan dilanjutkan ke Madinah selama lima hari sebelum kembali ke Indonesia.
Jakaria menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Malinau atas komitmen penganggaran hibah umroh yang dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, kebijakan tersebut tetap dipertahankan meskipun daerah menghadapi keterbatasan anggaran dan tantangan regulasi penyelenggaraan ibadah ke depan.
“Atas nama PPIH dan masyarakat muslim Kabupaten Malinau, kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati, Sekda, dan Ketua DPRD yang telah menyisihkan APBD Malinau untuk hibah penyelenggaraan ibadah umroh setiap tahun,” ucap pria yang juga menjabat Wakil Bupati Malinau ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....