Pemkab Malinau Tanggung Biaya Jemaah Haji ke Embarkasi
- 28 Apr 2026 14:30 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Pemerintah Kabupaten Malinau tetap berkomitmen menanggung biaya perjalanan jemaah haji dari daerah ke embarkasi Balikpapan pulang-pergi, meskipun APBD mengalami penurunan signifikan.
- Pada musim haji 2026, Malinau hanya memberangkatkan dua jemaah cadangan akibat perubahan regulasi nasional, yang dijadwalkan masuk asrama pada 5 Mei 2026 dan bergabung dalam kloter tujuh embarkasi Balikpapan.
RRI.CO.ID, Malinau - Pemerintah Kabupaten Malinau melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menanggung biaya keberangkatan jemaah haji dari daerah menuju embarkasi Balikpapan pada musim haji 2026 di tengah penurunan signifikan anggran daerah tahun ini.
Pembiayaan juga mencakup perjalanan kembali dari Balikpapan ke daerah setelah pulang dari tanah suci. Hal ini rutin dilakukan setiap musim haji sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung penyelenggaraan haji di daerah.
“Biaya dari kabupaten sampai ke embarkasi Balikpapan ditanggung pemerintah daerah, dan ini hanya dilakukan oleh Kabupaten Malinau,” ujarnya Wakil Bupati Malinau, Jakaria saat melepas keberangkatan jemaah calon haji Malinau di Ruang Rapat Wakil Bupati, Selasa (28/4/2026).
Ia menjelaskan, anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Malinau saat ini mengalami penurunan signifikan. Dari sebelumnya sekitar 3,2 triliun rupiah, kini menjadi sekitar 2,3 triliun rupiah.
“APBD kita turun dari 3,2 menjadi 2,3 triliun, turun sekitar 900 miliar, tetapi komitmen untuk mendukung jemaah haji tetap kita pertahankan,” katanya.
Pada musim haji tahun ini, Kabupaten Malinau hanya memberangkatkan dua jemaah. Jumlah tersebut menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya yang mencapai 50 hingga 51 jemaah.
Penurunan kuota haji dipengaruhi perubahan regulasi yang berlaku secara nasional pasca pemisahan kewenangan haji dari Kementerian Agama. Jemaah yang berangkat tahun ini merupakan pendaftar cadangan yang telah melunasi biaya haji pada 2025.
Para jemaah tergabung dalam kelompok terbang (kloter) tujuh embarkasi Balikpapan bersama daerah lain di Kalimantan Utara, yakni Tarakan, Bulungan, Nunukan, serta Kabupaten Tana Tidung.
Jemaah dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 5 Mei 2026, kemudian diberangkatkan menuju Jeddah pada 6 Mei 2026, dan dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 16 Juni 2026. (Ading)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....