UMKM Malinau Disiapkan Ambil Peluang, Sambut Lonjakan Tamu Porprov II Kaltara
- 08 Sep 2026 18:46 WIB
- Malinau
Poin Utama
- Porprov II Kalimantan Utara akan diselenggarakan di Kabupaten Malinau pada tahun 2026 dengan proyeksi kehadiran sekitar 5.000 pengunjung.
- Penyelenggaraan event olahraga skala provinsi ini membuka peluang ekonomi yang signifikan bagi pelaku UMKM lokal untuk meningkatkan penjualan dan pendapatan.
- Partisipasi aktif UMKM lokal dalam mendukung penyelenggaraan Porprov diharapkan dapat memperkuat ekonomi daerah.
RRI.CO.ID, Malinau - Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara di Kabupaten Malinau 2026 diproyeksikan mendatangkan sekitar 5.000 orang.
Jumlah tersebut menjadi peluang bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal untuk mengambil manfaat ekonomi selama pelaksanaan ajang olahraga tersebut.
Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus, mengatakan UMKM akan tetap dilibatkan karena menjadi salah satu sektor yang diandalkan dalam menggerakkan perekonomian masyarakat.
Pemerintah daerah ingin momentum Porprov dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM.
“UMKM pasti kita tetap libatkan karena jadi andalan Malinau. Jadi kita harapkan nanti UMKM ini bisa mengatur,” ujar Ernes, Selasa (8/9/2026) di Malinau.
Proyeksi sekitar 5.000 orang tersebut dihitung berdasarkan perkiraan jumlah orang yang mengikuti setiap cabang olahraga.
Dengan asumsi satu cabor mengirim sekitar 25 orang yang terdiri dari atlet, pelatih, pendamping dan pengurus, jumlah tersebut dikalikan dengan sekitar 50 cabor yang diikuti empat kabupaten/kota di Kalimantan Utara.
“Misalnya setiap cabor itu mengirim 25 atlet termasuk pendamping, termasuk pelatih, termasuk pengurus. Itu paling kecil. Kita ada 50 cabor, ada empat kabupaten kota. Itu sekitar 5 ribu orang,” katanya.
Besarnya jumlah peserta dan pihak yang terlibat dalam Porprov tersebut dinilai dapat menciptakan pergerakan ekonomi selama kegiatan berlangsung, baik di sekitar venue utama, maupun venue yang tersebar di beberapa wilayah kecamatan.
“Karena ada beberapa venue, mungkin nanti yang kayak di kecamatan, kayak yang ada di utara, bisa manfaatkan UMKM lokal di sini,” ujarnya.
Sementara untuk kawasan yang menjadi pusat kegiatan Porprov, keterlibatan UMKM akan diatur oleh pemerintah kabupaten, agar aktivitas usaha di lokasi utama penyelenggaraan dapat dikelola dengan baik.
“Kalau di pusat kegiatan di sana nanti UMKM yang diatur oleh kabupaten,” jelas Ernes.
Menurutnya, pemerintah daerah tidak ingin peluang ekonomi yang muncul dari penyelenggaraan Porprov hanya dirasakan oleh sektor tertentu.
Seluruh peluang yang berkaitan dengan kedatangan peserta dan tamu diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan pelaku usaha lokal.
“Intinya kita ngambil kesempatan semua peluang yang ada dengan hubungan dengan Porprov ini,” pungkasnya.
Porprov II Kaltara yang dijadwalkan dibuka pada 10 November 2026 diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Malinau dengan proyeksi kedatangan ribuan orang dan keterlibatan UMKM di sejumlah lokasi kegiatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....