Dua Kecamatan Topang Kebutuhan Perikanan Darat Malinau

  • 08 Sep 2026 13:01 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Produksi perikanan darat Malinau saat ini ditopang dua wilayah, yakni Kecamatan Malinau Utara (kawasan Minapolitan Desa Malinau Seberang) dan Kecamatan Malinau Kota (budidaya ikan nila).
  • Kedua wilayah ini menopang sebagian besar capaian produksi 323,23 ton (2025) dan 140,14 ton hingga semester I 2026.
  • Kecamatan Malinau Barat, Mentarang, serta Malinau Selatan dan Malinau Selatan Hilir dibidik jadi kawasan budidaya baru lewat pembinaan dan pendampingan komprehensif.

RRI.CO.ID, Malinau - Produksi perikanan darat Kabupaten Malinau saat ini masih ditopang oleh dua wilayah, yakni Kecamatan Malinau Utara dan Kecamatan Malinau Kota. Pertumbuhan produksi di kedua wilayah tersebut ditunjang aktivitas budidaya yang dilakukan kelompok pembudidaya ikan (pokdakan) maupun individu.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malinau, Afri ST. Padan, mengatakan kawasan Minapolitan di Desa Malinau Seberang menjadi salah satu andalan produksi perikanan di Kecamatan Malinau Utara. Sementara di Kecamatan Malinau Kota, aktivitas budidaya ikan nila berkembang di sentra produksi Desa Malinau Kota.

“Pertumbuhan produksi perikanan Malinau terutama ditopang oleh dua wilayah, yaitu Kecamatan Malinau Utara dan Kecamatan Malinau Kota,” ujar Afri, Selasa (8/9/2026).

Aktivitas budidaya di kedua wilayah tersebut turut menopang capaian produksi perikanan Kabupaten Malinau. Pada 2025, produksi perikanan tercatat 323,23 ton atau mencapai 101,33 persen dari target 319 ton. Sementara hingga semester pertama 2026, produksinya mencapai 140,14 ton atau 42,21 persen dari target tahunan sebesar 332 ton.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan aktivitas perikanan budidaya terus berkembang. Pemerintah daerah juga melihat peluang untuk memperluas kawasan produksi dengan mengembangkan wilayah-wilayah yang memiliki potensi budidaya. Kecamatan Malinau Barat dan Kecamatan Mentarang menjadi dua wilayah yang dipandang memiliki potensi untuk dikembangkan melalui pembinaan dan pendampingan secara lebih komprehensif.

“Di Kabupaten Malinau terdapat pula beberapa wilayah yang memiliki potensi pengembangan untuk dilakukan pembinaan dan pendampingan yang komprehensif dalam pengembangan perikanan budidaya, dalam rangka menumbuhkan kawasan budidaya baru ini, yaitu Kecamatan Malinau Barat dan Kecamatan Mentarang,” katanya.

Selain kedua kecamatan tersebut, pengembangan kawasan budidaya juga diarahkan ke Kecamatan Malinau Selatan, termasuk Malinau Selatan Hilir. Perluasan kawasan diharapkan dapat menambah basis produksi perikanan di luar wilayah yang selama ini menjadi penopang utama. “Target kita adalah di Kecamatan Malinau Selatan, termasuk Malinau Selatan Hilir,” ujarnya.

Pengembangan kawasan baru tersebut menjadi bagian dari upaya Dinas Perikanan Kabupaten Malinau untuk memperluas sentra budidaya sekaligus meningkatkan kapasitas produksi perikanan darat.

Produksi perikanan Malinau diharapkan dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat dengan memperkuat wilayah yang selama ini menjadi penopang dan mendorong pengembangan kawasan potensial. (Ading)

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....