Harga Emas Antam Kembali Turun, Investor: Ini Peluang

  • 04 Okt 2026 10:52 WIB
  •  Malinau
Poin Utama
  • Harga emas Antam turun Rp2.000 per gram menjadi Rp2.574.000 per gram pada Sabtu, 3 Oktober 2026 pukul 08.58 WIB.
  • Harga buyback emas juga mengalami koreksi turun Rp6.000 menjadi Rp2.380.000 per gram, menunjukkan penurunan di kedua segmen harga.
  • Selisih antara harga jual dan harga buyback emas Antam saat ini mencapai Rp194.000 per gram, mencerminkan spread pasar yang berlaku.

RRI.CO.ID, Malinau - Harga emas Antam kembali mengalami koreksi pada Sabtu (3/10/2026). Berdasarkan pantauan pukul 08.58 WIB, harga emas turun Rp2.000 per gram menjadi Rp2.574.000 per gram.

Penurunan juga terjadi pada harga buyback yang terkoreksi Rp6.000 menjadi Rp2.380.000 per gram. Dengan demikian, selisih antara harga jual dan harga buyback emas Antam saat ini mencapai Rp194.000 per gram.

Koreksi tersebut melanjutkan penurunan harga dalam dua hari sebelumnya. Pada Jumat (2/10/2026), harga emas turun Rp5.000 per gram menjadi Rp2.576.000, sedangkan harga buyback juga turun Rp5.000 menjadi Rp2.386.000 per gram.

Sehari sebelumnya, Kamis (1/10/2026), harga emas Antam terlebih dahulu terkoreksi Rp14.000 per gram, termasuk penurunan pada harga buyback.

Meski harga emas dalam beberapa hari terakhir bergerak turun, kondisi tersebut tidak serta-merta membuat investor emas di Malinau menghentikan rencana menabung emas.

Investor emas asal Malinau, Fajar, mengatakan pergerakan harga merupakan hal yang biasa terjadi dalam investasi emas. Baginya, koreksi harga justru dapat menjadi momentum untuk kembali melihat peluang menambah kepemilikan secara bertahap.

“Kalau untuk menabung emas, saya lebih melihatnya dalam jangka panjang. Ketika harga turun, itu bisa menjadi kesempatan untuk membeli secara bertahap, bukan langsung mengambil keputusan hanya karena melihat pergerakan satu atau dua hari,” ujar Fajar.

Menurut Fajar, menabung emas tidak harus dilakukan dalam jumlah besar sekaligus. Ia memilih menyisihkan dana secara rutin agar pembelian dapat menyesuaikan dengan kemampuan keuangan dan perkembangan harga.

“Target saya bukan mengejar keuntungan dalam waktu singkat, tetapi mengumpulkan emas sedikit demi sedikit. Yang penting konsisten menabung dan tidak menggunakan dana kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Fajar menilai peluang investasi emas tetap terbuka selama masyarakat memiliki tujuan dan jangka waktu yang jelas. Fluktuasi harga, menurutnya, menjadi bagian yang perlu dipahami sebelum memutuskan membeli maupun menjual emas.

“Kalau targetnya untuk beberapa tahun, saya rasa penurunan harian tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Saya lebih fokus pada berapa banyak emas yang bisa terkumpul sesuai kemampuan dan kapan target itu ingin dicapai,” tutup Fajar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....